Home / Ekonomi / Bisnis
15 Juli 2019

Harga Cengkeh di Ternate Mulai Bergerak Naik

Harga cengkeh naik di kota Ternate

TERNATE, OT - Harga komuditas cengkeh di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut) mulai bergerak naik. Kenaikan harga crngkehnini, bahkan mencapai 20 persen.

Joni Litan salah satu pengusaha hasil bumi di Kota Ternate, saat dikonfirmasi indotimur.com, di tempat kerjanya, Senin (15/7/2019), mengaku, saat ini, harga komoditas cengkeh mulai bergerak naik mencapai 20 persen.

"Harga cengkeh kering sebelumnya per kilogram Rp 65 ribu, sekarang naik per kilogram mencapai Rp 71 hingga 72 ribu, baik yang eceran maupun partai," ucap Joni yang juga pemilik toko Modern Jaya.

Dia menyebut, di Kota Ternate, sebagian pengusaha yang membeli hasil bumi cengkeh sudah 95 persen harganya sudah dinaikan, " selebihnya saya belum tahu," kata Joni seraya  menyebut untuk komuditas fuli, pala dan coklat harganya masih standar.

Meski demikian, dia menyebut belum semua toko atau pengusaha hasil.bumi membeli cengkeh dengan harga tersebut, "mudah-mudahan harganya tambah naik seperti harga awal lagi, agar supaya para petani tidak mengeluh, tapi semua tergantung pemerintah karena kami hanya membeli lalu menjualnya kembali, semua kembali ke pemerintah," ungkapnya.

Terpisah, Ramli Palamea salah satu petani asal Bacan mengku, setiap panen, hasil pertanianya selalu dijual ke toko Modern Jaya, "karena biasanya kalau sudah panen itu mencapai 5 hingga 7 karung gula pasir yang sudah kering, jadi saya langsung membawanya ke Ternate karena harga di Ternate tidak sama dengan harga di kampung atau di daerah lain," ujar Ramli.

Meski demikian, Ramli mengaku, hanya menjual hasil komuditasnya ke Modern Jaya jika harganya mulai membaik, "kebutulan juga Modern Jaya sudah menjadi langganan, tapi kalau harganya tidak bagus saya menjualnya di tempat lain sesuai kebutuhan," ungkap Ramli. (MG_02)


Reporter: Munawir Suhardi