Home / Indomalut / Ternate

Kota Ternate ‘’Darurat’’ Lem Eha-Bond

Dalam Sepekan 18 Remaja Diamankan Satpol PP Kota Ternate
09 Oktober 2021
Belasan remaja yang terjarimg operasi Satpol PP Kota Ternate

TERNATE, OT - Dalam sepakan terakhir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate, berhasil mengamankan 18 remaja di berbagai lokasi yang sedang menghirup lem Eha-Bond.

Data yang dikantongi indotimur.com menyebutkan, pada tanggal 6 Oktober, Satpol PP mengamankan 11 remaja yang sedang menghirup lem di kawasan benteng Orenge.

11 remaja yang diamankan di benteng Orange saat ini tengah menjalani rehabilitasi di kantor BNN Provinsi Maluku Utara.

Selanjutnya pada Jumat (8/10/2021) malam, Satpol PP kembali mengamankan 6 remaja bersatus pelajar di dalam lapangan Gelora Kie Raha Ternate, saat sedang menghirup lem Eha-Bond.

Terbaru, 1 anak putus sekolah diamankan Kasatpol PP,  pada Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 17:00 WIT, di kawasan benteng Orange, saat  sedang menghirup lem Eha-Bond bersama tiga rekannya. Namun saat penangkapan, tiga remaja lainnya melarikan diri.

BACA JUGA : Satpol PP Amankan 9 Remaja di Ternate

Kasatpol PP Kota Ternate, Fhandi Mahmud mengatakan, dalam sepakan terakhir, pihaknya mengamankan 18 remaja yang sedang menghirup lem Eha-Bond pada dua lokasi berbeda.

Kata dia, selain di benteng Orenge, pihaknya juga mendapat laporan bahwa stadion Gelora Kie Raha juga menjadi lokasi para remaja menghirup lem, "setelah mendapat laporan, kita langsung turun dan menemukan lebih dari 20 remaja, tetapi yang tertangkap hanya 6 orang," terang Kasat.

"Kemudian, sore tadi, kita temukan 4 remaja tetapi yang tertangkap 1 orang, 3 orang melarikan diri " sambung Kasat.

Masifnya penggunaan lem Eha-Bond di kalangan remaja harus menjadi perhatian semua pihak, sebab pemggunaan lem di kalangan remaja dapat mempengaruhi pemikiran generasi muda.

.

Kasatpol juga meminta perhatian semua pihak untuk menanggulangi masalah ini, "ini bukan hanya tanggung jawab aparat tetapi menjadi perhatian semua pihak, orang tua harus lebih intens melakukan pengawasan terhadap anak-anak di rumah," harap Kasatpol.

Kasat menambahkan, dengan masifnya pemggunaan lem Eha-Bond di kalamgan remaja, pihaknya akan semakin intens melakukan patroli dan razia pada sejumlah lokasi yang dianggap rawan.

"Kita akan intens melakukan pengawasan melalui patroli rutin maupun razia, namun kami juga berharap ada peran aktif aparatur Kelurahan, RT/RW untuk melalukan pengawasan di lingkungan masing-masing," ujar Kasat seraya meminta warga agar segera melapor jika mengetahui atau menemukan ada aktifitas yang mengarah pada hal-hal negatif.

Saat ini, lanjut Kasat, pihaknya telah bekerjasama dengan BNN Provinsi Maluku Utara, "jadi setelah ditangkap, kita serahkan ke BNN untuk menjalani pemeriksaan," ucap Kasat sembari menyebut saat ini ada 11 remaja yang sedang menjalani rehabilitasi di kantor BNN Malut.

 

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT