Home / Berita / Hukrim

Satpol PP Amankan 9 Remaja di Ternate

06 Oktober 2021
Sejumlah remaja saat diamankan Satpol PP Kota Ternate di benteng Oranje

TERNATE, OT - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Ternate, Rabu (6/10/2021) mengamankan 9 remaja di kawasan benteng orange, Kelurahan Gamalama.

Remaja yang terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan itu, diamankan karena diduga kuat melakukan aktifitas menghisap lem ehabon di sekitar kawasan benteng orange.

Kasatpol PP Kota Ternate, Fhandi Mahmud mengatakan, penangkapan ini bermula saat pihaknya mendapat laporan dari petugas lingkungan benteng orange, yang merasa curiga dengan aktifitas sejumlah remaja dalam kawasan benteng.

Setelah menerima laporan, petugas Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi dan melakukan penangkapan.

"Sebenarnya ada 12 orang yang terjaring. Tapi saat diperiksa, diketahui ada 3 orang yang tidak terlibat atau tidak ikut memghisap lem, jadi yang kita amankan hanya 9 orang," kata Fhandi, di sekitar lokasi penangkapan.

Berdasarkan hasil interogasi petugas, 9 remaja yang diamankan ini diketahui ada yang masih duduk di bangku SMP, SMA, sudah lulus SMA, bahkan ada yang putus sekolah.

Setelah melakukan interogasi, Fhandi langsung berkoordinasi dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap 9 remaja ini.

.

Menurutnya, kawasan benteng orange kerap digunakan oleh para remaja untuk kegiatan kumpul kumpul, sehingga kedepan, Satpol PP akan lebih intens dalam melakukan pengawasan. 

"Saya pikir anak-anak yang menghisap lem ini bukan hanya di dalam benteng orange saja, di tempat lain juga kemungkinan ada. Jadi kami minta kerja sama dari masyarakat untuk melaporkan jika terdapat aktifitas seperti yang demikian,"  harap Kasat.

Sememtara itu, petugas Skrining Intervensi Lapangan (SIL) BNN Maluku Utara, Meidawati mengatakan, 9 remaja ini langsung dibawa ke kantor untuk dilakukan pembinaan.

Selain itu, lanjut Meidawati, pihak BNN akan menyelidiki tingkat pemakaian dari masing-masing anak. "Ini untuk mencari tahu tentang tingkat pemakaian, apakah masuk pada kategori rendah, atau tinggi," sebutnya.

"Kalau masuk kategori tinggi maka harus direhabilitasi. Tapi karena meraka ini masih anak-anak, jadi harus kita konfirmasikan dulu dengan orang tua mereka masing masing," kata Meidawati, saat ditemui di kawasan benteng orange.

Menurutnya, petugas lapangan BNN sudah sering menerima informasi terkait aktifitas anak-anak menghisap lem di benteng orange, namun tidak berhasil ditangkap.

"Saat kita turun beberap kali tidak dapat, karena mereka sudah lari. Tapi alhamdulillah hari ini Satpol PP berhasil menangkap dan menyerahkan ke kami," tutup Meidawati.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT