Home / Ternate Andalan

Pemkot Ternate Sampaikan Perubahan KUA-PPAS TA 2026 ke DPRD

Pendapatan dan Belanja Alami Peningkatan
18 September 2026

TERNATE, OT - Pemerintah Kota Ternate resmi menyampaikan Pengantar Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna ke-9 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2026 DPRD Kota Ternate, Jumat (18/9/2026).  

Wali Kota Ternate, Dr H M. Tauhid Soleman dalam pidatonya menegaskan, penyesuaian anggaran ini dilakukan untuk merespons dinamika kondisi daerah, hasil evaluasi APBD, serta menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan arah pembangunan daerah.  

Wali Kota Ternate menekankan bahwa Perubahan KUA-PPAS TA 2026 bukan sekadar proses penyesuaian angka-angka dokumen anggaran, melainkan momentum untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Keberhasilan pembangunan tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi lebih ditentukan oleh sejauh mana setiap rupiah yang dibelanjakan mampu memberikan manfaat, nilai tambah, dan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Wali Kota.

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu menjelaskan, perubahan anggaran ini difokuskan untuk mendukung visi "Ternate Mandiri dan Berkeadilan"

Program prioritas mencakup peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, perbaikan infrastruktur, pengembangan ekonomi kepulauan, hingga penguatan ketahanan bencana.  

Rincian Perubahan APBD Ternate 2026

1. Pendapatan Daerah Naik 2,81 Percent

Pendapatan daerah naik Rp26,99 miliar, dari semula Rp961,83 miliar menjadi Rp988,83 miliar.  

 Pendapatan Asli Daerah (PAD): Tetap sebesar Rp159,69 miliar (didominasi Pajak Daerah Rp102,02 miliar dan Retribusi Rp40,25 miliar).  

 Pendapatan Transfer: Naik menjadi Rp820,70 miliar (bertambah Rp25,56 miliar).  

 Lain-lain Pendapatan Sah: Naik menjadi Rp8,43 miliar (bertambah Rp1,43 miliar).  

2. Belanja Daerah Naik 2,99 Percent

Belanja daerah disesuaikan naik Rp28,68 miliar, dari semula Rp958,83 miliar menjadi Rp987,51 miliar.  

 Belanja Operasi: Rp929,33 miliar (naik Rp10,95 miliar).  

 Belanja Modal: Rp50,98 miliar (naik signifikan sebesar Rp17,52 miliar atau 52,4%).  

 Belanja Tidak Terduga: Rp7,19 miliar (naik Rp199,1 juta).  

3. Pembiayaan Daerah

Postur APBD Perubahan 2026 mencatatkan surplus Rp1,31 miliar. Surplus ini digabung dengan sisa anggaran (SiLPA) tahun lalu sebesar Rp1,68 miliar untuk dialokasikan ke pengeluaran penyertaan modal pemerintah daerah sebesar Rp3,00 miliar.  

Selain menyampaikan rincian anggaran, Pemkot Ternate juga memaparkan dua pencapaian penting:  

1. Sukses Rakernas JKPI XII: Pelaksanaan Rakernas Jejaring Kota Pusaka Indonesia (JKPI) pada akhir Agustus lalu terbukti menggerakkan ekonomi warga, khususnya UMKM, kuliner, dan transportasi. Hasil dan rekomendasi kegiatan ini telah dilaporkan langsung ke Wakil Menteri Dalam Negeri.  

2. Penghargaan Nasional Bedah Rumah: Pemkot Ternate meraih Juara III Tingkat Nasional Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, berkat program bedah 200 unit rumah warga.

Wali Kota berharap proses pembahasan Perubahan KUA dan PPAS TA 2026 antara pihak eksekutif dan legislatif berjalan lancar dan konstruktif guna membuahkan kesepakatan terbaik bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Kota Ternate.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT