TERNATE, OT - Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate nomor urut 2, Dr M. Tauhid Soleman dan Nasri Abubakar siap adu gagasan dengan tiga pasangan calon Wali Kota Ternate pada debat kandidat yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ternate pada Kamis (24/10/2024) besok.
Ketua tim pemenangan pasangan nomor urut 2 yang memiliki tagline "AMANAH (Tauhid-Nasri), Junaidi Baharudin mengatakan, tahapan debat kandidat yang telah dijadwalkan KPU dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Ternate akan menjadi sarana edukasi dan panggung adu gagasan semua kandidat yang mengikuti perhelatan Pilkada Kota Ternate.
Dia optimis, pasangan "AMANAH yang didukung partai NasDem, partai Demokrat, PDI-P dan Hanura sangat siap untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang tercantum dalam visi misi pasangan Tauhid-Nasri.
“Bagi paslon nomor urut 2 itu selalu siap mengikuti kapan saja pelaksanaan debatnya, untuk persiapan khusus itu tidak ada, paling kami dari tim internal membahas apa yang menjadi tema debat nanti,” kata Junaidi di Ternate.
Dia menambahkan, Paslon yang juga terkenal dengan sebutan TUNTAS, sejauh ini sudah mempersiapkan materi-materi yang subtansi dari tema debat, karena memang setiap kampanye, pasangan Tauhid-Nasri hanya menyampaikan visi misi dan program yang ditawarkan.
“Kalaupun ada sesi yang sudah disiapkan oleh panelis dan KPU untuk saling bertanya sesama calon saya kira pak Tauhid dan pak Nasri juga sudah memikirkan dan menyiapkan apa yang nanti ditanyakan kepada masing-masing calon. Pada intinya pasangan TUNTASkan AMANAH telah siap,” tegasnya.
Junaidi turut mengajak seluruh masyarakat Kota Ternate untuk mengikuti debat baik melalui kanal youtube KPU, TVRI, RRI maupun platform lainnya yang menyiarkan debat kandidat calon Wali Kota Ternate. "Saya mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti debat melalui media yang telah ditetapkan KPU," ajak Junaidi.
Politisi partai Demokrat itu, turut mengimbau para relawan, pendukung dan simpatisan paslon TUNTAS yang nanti akan mengikuti debat kandidat secara langsung untuk tertib dan mematuhi aturan yang ditetapkan oleh KPU saat debat berlangsung.
(fight)