TERNATE, OT - Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Ternate, telah menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ditandai dengan upacara bersama pada, Senin, 6 Juli 2026.
MPLS Ramah 2026 yang mengusung tema "Hari Baru, Aman dan Nyaman di Sekolah" itu, dibuka secara langsung oleh Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Ternate, Mustafa Muhammad.
Pada kesempatan tersebut, kepala SMKN 2 Ternate, Mustafa Muhammad menyebutkan, MPLS Ramah 2026 hari pertama sekolah adalah gerbang kebahagiaan tanpa trauma.
Kebijakan ini kata Mustafa, menuntut perubahan paradigma total agar sekolah menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan, serta bebas dari perpeloncoan dan kekerasan.
Menurut Mustafa, ketegasan komitmen ini kini memiliki payung hukum yang kuat melalui pengesahan Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.
“Regulasi ini secara eksplisit melarang keras segala bentuk perpeloncoan, kekerasan fisik maupun psikis, pungutan liar, hingga penggunaan atribut yang tidak memiliki nilai edukatif,”katanya.
Berdasarkan Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026, lanjut Mustafa, pelaksanaannya berfokus pada 3 prinsip utama: ramah anak, ramah lingkungan, dan ramah biaya, tanpa perpeloncoan, dan wajib diisi dengan asesmen diagnostik serta materi Gerakan ASRI.
Selain itu, Mustafa menyampaikan, pada 28 Maret 2026, pemerintah telah menerapkan pembatasan usia anak dalam mengakses platform digital berisiko tinggi.
Karena itu, Kepala Sekolah meminta kepada siswa SMK 2, pastikan menggunakan gawai dengan bijak melalui pronsip 3S, yakni, batasi waktunya, gunakan ditempat yang tepat, serta jangan lupa istrahat mata dan badan.
“Kepada para siswa peserta MPLS agar tekun dan serius mengikuti MPLS, sehingga apa yang disampaikan para pemateri dapat dicerna dengan baik,” harap Mustafa.
Dia juga menyampaikan, berdasarkan kuota yang diberikan Pemerintah kepada SMK Negeri 2 Ternate untuk tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 13 kelas atau 468 orang siswa. Dan saat ini kata Mustafa, untuk siswa kelas 10 di SMK 2 yang tercatat sebanyak 437 orang.

Sebelumnya Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan, Ade Nyong B. Aly, menyampaikan, MPLS tahun ajaran 2026/2027 dilaksanakan pada minggu pertama masuk sekolah atau mulai tanggal 6 sampai 10 Juli 2026.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut diatur dalam Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026 yang menekankan konsep "MPLS Ramah", berlangsung inklusif, bebas biaya, serta melarang keras segala bentuk perpeloncoan demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman.
Selama MPLS materi yang disampaikan mencakup pengenalan lingkungan dan fasilitas sekolah, wawasan wiyata mandala, tata tertib, kurikulum belajar, serta pembinaan karakter, anti-perundungan (anti-bullying), dan kesadaran lingkungan.
“Kegiatan ini dirancang edukatif dan menyenangkan, tanpa ada unsur perpeloncoan atau kekerasan,” pungkas Ade.
(fight)








