TERNATE, OT – Kabar mengejutkan datang dari klub kebanggaan masyarakat Maluku dan Maluku Utara, Malut United FC. Tim berjuluk Laskar Kie Raha tersebut diisukan bakal memindahkan markas (home base) mereka dari Kota Ternate menuju ke Semarang, Jawa Tengah.
Isu kepindahan ini diperkuat dengan adanya aktivitas evakuasi aset penting klub. Berdasarkan pantauan indotimur.com di lapangan, bus resmi milik Malut United sudah terparkir di kawasan Pelabuhan Ahmad Yani, Kota Ternate, pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 11:30 WIT.
Bus berkelir khas klub tersebut diduga kuat akan dinaikkan ke kapal laut untuk diseberangkan keluar dari Pulau Ternate.
Hingga berita ini dipublis, pihak manajemen Malut United FC belum memberikan respons atau keterangan resmi terkait keberadaan bus tim di pelabuhan maupun kepastian kabar pemindahan markas tersebut.
Sikap diam dari pihak manajemen ini mulai memicu gelombang kekecewaan di kalangan pendukung setia Laskar Kie Raha.
Rencana kepindahan yang terkesan diam-diam ini langsung mendapat reaksi keras dari kelompok suporter Malut United asal Kabupaten Halmahera Selatan, Laskar Sibela Bacan.
Mereka menyayangkan sikap manajemen yang memilih bungkam terhadap berbagai isu dan informasi yang berkembang dalam dua pekan terakhir.
Juru bicara Laskar Sibela Bacan, Galin Pratama, menyatakan kekecewaan mendalam dari seluruh pencinta Malut United di daerah.
Menurutnya, manajemen seharusnya transparan kepada publik Maluku Utara. "Kami sangat kecewa dengan sikap manajemen yang sampai saat ini tidak memberikan alasan atau penjelasan apa pun terkait pemindahan home base ini. Sebagai suporter, kami punya hak untuk tahu mengapa tim kebanggaan kami harus angkat kaki dari Ternate," tegas Galin.
Hingga saat ini, indotimur.com masih terus berusaha menghubungi pihak manajemen Malut United guna mendapatkan klarifikasi dan informasi lebih lanjut mengenai status markas tim untuk mengarungi kompetisi 2026-2027.
(fight)








