Home / Berita / Pendidikan
07 Agustus 2020

Pemkot Ternate Berencana Aktifkan Belajar Mengajar Tatap Muka

Ketua Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19, Burhan Abdurahman

TERNATE, OT - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate melalui Dinas Pendidikan berencana mengaktifkan kembali Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka bagi siswa SD dan SMP di Kota Ternate.

Ketua Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19, Burhan Abdurahman kepada sejumlah wartawan termasuk indotimur.com, menyatakan, Gustu telah menyetujui rencana pengaktifan kembali KBM tatap muka.

Meski demikian, Burhan mengaku, teknis KBM tatap muka akan dikembalikan ke Dinas Pendidikan untuk mencari formulasi yang tepat.

"Akan dilakukan simulasi terlebih dahulu. Bukan langsung aktif total seperti itu. Untuk tahap awal akan disimulasikan ke siswa baru baik SD maupun SMP.  Saya sarankan bila satu kelas ada 30 siswa, maka diambil 10 orang saja supaya menghidari pertemuan antara shift," ucap Burhan yang juga Wali Kota Ternate. 

Dia menyatakan, selain pembatasan jumlah siswa perkelas, orang tua siswa juga diminta menyetujui pernyataan bersama, sehingga kegiatan di sekolah menjadi tanggungjawab bersama, sehingga tidak saling menyalahkan jika ada masalah dikemudian hari. 

"Waktu belajar tatap muka tidak seminggu penuh,  jadi 10 orang siswa masuk pertama terus diundang orang tuanya, dijelaskan anak-anak ini sekolahnya misalnya hanya Senin dan Kamis, sedangkan shift duanya besok, sehingga shift satu sama dua tidak saling bertemu," jelasnya. 

Burhan menambahkan,  yang terpenting adalah kelengkapan protokol kesehatan seperti fasilitas cuci tangan, masker hingga bilik disinfektan, sehingga pihak sekolah dan orang tua murid benar-benar bisa menjamin para siswa nanti.

"intinya ada di protokol kesehatan, sebab pandemi covid-19 belum berakhir dan semuanya harus menerapkan itu secara disiplin," tutupnya. 

Seperti diketahui, sejak merebaknya pandemi covid-19 diTernate pada bulan April lalu, seluruh sekolah mulai dari tingkat dasar (SD) hingga tingkat atas (SMA) di Kota Ternate, meniadakan proses belajar mengajar tatap muka.

Sebagai gantinya, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan memberlakukan proses belajar mengajar secara daring.

Sayangnya, kebijakan ini dinilai tidak efektif, sehingga Pemkot Ternate berencana membuka proses belajar mengajar tatap muka. (thy)


Reporter: Ibenk