TERNATE, OT - Wali Kota Ternate yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Rizal Marsaoly secara resmi menutup kejuaraan daerah (kejurda) "Kadatong Tidore Road Race 2025" pada Minggu (14/12/2025) di sirkuit dadakan kawasan pantai Falajawa Ternate.
Kadatong Tidore Road Race 2025 diselenggarakan oleh generasi muda lingkungan Kadatong Tidore Kelurahan Muhajirin, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate.
Turut hadir dalam agenda tersebut, unsur Forkopimda, Ketua KONI Kota Ternate, pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Ternate serta ratusan masyarakat pencinta balap motor di Ternate.

Sekda Kota Ternate, Dr Rizal Marsaoly dalam sambutannya memberi apresiasi kepada panitia penyelenggara, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan ajang balap motor tersebut.
Sekda menilai kejuaraan daerah "Kadatong Tidore Road Race 2025" yang diselenggarakan pemuda dan warga Kadatong Tidore memiliki peran penting dalam pengembangan olahraga otomotif di Maluku Utara.
“Kejurda ini bukan hanya soal adu kecepatan, tetapi menjadi ruang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet balap motor yang berpotensi dan berprestasi untuk mengikuti ajang yang lebih tinggi,” kata Sekda dalam sambutannya.
Orang nomor tiga di jajaran Pemerintah Kota Ternate itu mengatakan, penyelenggaraan road race secara terorganisir dan profesional memberikan alternatif positif bagi generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakatnya.

Sekda mengatakan, tingginya antusias penonton menunjukan bahwa olahraga otomotif merupakan salah satu olahraga yang memiliki daya tarik tersendiri. "Ini menjadi bukti bahwa balap motor merupakan salah satu olahraga yang digemari masyarakat Kota Ternate dan Maluku Utara pada umumnya," tukas Sekda.
Meski menggunakan sirkuit dadakan, namun jika dikelola dengan standar keselamatan yang baik diharapkan memberi ruang bagi penggemar olahraga otomotif dan mampu mengurangi praktik balap liar di jalan umum.
“Road race seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu mengarahkan minat anak muda ke kegiatan yang positif, kompetitif, dan bertanggung jawab,” terangnya.
Selain aspek olahraga, Sekda turut menyoroti dampak ekonomi yang ditimbulkan dari pelaksanaan kejuaraan tersebut. Kehadiran pembalap, official, dan penonton dari berbagai daerah akan mampu menggerakkan sektor usaha masyarakat, khususnya UMKM, jasa, dan pariwisata lokal.
“Ini menjadi peluang untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi daerah kita kepada publik yang lebih luas,” terangnya.
Di akhir sambutan, Sekda berharap, kedepan ajang-ajang seperti ini dibuat lebih baik dengan peserta yang lebih banyak. "Mudah-mudahan agenda ini menjadi agenda yang berkelanjutan sebagai upaya pembinaan olahraga otomotif di Maluku Utara khususnya Ternate," harap Sekda seraya berharap kedepan kejuaraan otomotif diselenggarakan di arena atau sirkuit yang lebih memadai.
(fight)









