Home / Olahraga

Ketum KONI Resmi Lepas Kontingen Inkai Ternate Ikut Gokasi Open Karate Championship 2026

05 Februari 2026
Foto bersama Ketum KONI dengan Kontingen INKAI Kota Ternate

TERNATE, OT– Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Ternate, Faujan A. Pinang secara resmi melapas kontingen Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Ternate yang akan bertanding di Gokasi Open Karate Championship 2026 pada 7-9 Februari 2026 mendatang.

Pelepasan kontingen itu didampingi Ketua INKAI Ternate, Andre Akil Ibrahim beserta jajaran pengurus dan pelatih di SMA Negeri 2 Kota Ternate, Rabu (4/2/2026) malam tadi. Sebelum melakukan pelepasan, Faujan juga memantau Latihan gabungan Tim INKAI Kota Ternate, INKAI Sulawesi Utara dan INKAI Maluku.

Menurut Faujan, event Gokasi Open Karate Championship 2026 sangat tepat dilaksanakan di awal tahun 2026 ini, karena menjadi ajang ujicoba atlet-atlet Karate yang lolos seleksi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) V Maluku Utara yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 mendatang di Kabupaten Halmahera Utara.

“Kita sudah tidak ada event di awal tahun ini, khususnya di Kota Ternate. Maka Gokasi Open Karate Championship 2026 ini sangat penting bagi atlet-atlet PORPROV yang selama ini sudah Latihan secara rutin untuk menunjukan skil terbaik mereka. Apalagi ini bukan hanya diikuti perguruan yang ada di Maluku Utara, tapi juga diikuti beberapa provinsi,” jelas Faujan.

Kata Faujan, latihan tanpa ada event atau tidak ikutserta event itu hasilnya nol, begitu pula sebaliknya, event tanpa latihan pun hasilnya nol, karena latihan dan event harus sama-sama berjalan. Oleh karena itu, jika ada kesempatan untuk mengikuti event maka atlet wajib hukumnya untuk ikut. Bukan hanya Karate tapi semua cabang olahraga.

“Kami sadar betul tidak selamanya bisa melaksanakan event dan tidak selamanya mendorong dan melatih atlet, maka jika ada Cabor, Klub atau pihak lain melaksanakan event maka menyampaikan terima kasih dan apresiasi, begitu juga dengan para pelatih dan orangtua, yang selalu mendorong atlet-atlet untuk terus berlatih. Sebab kami belum tentu bisa melaksanakan ini, meskipun itu adalah tugas kami,” ujar Faujan.

Faujan berharap, para atlet terus berlatih dan pelatih terus melatih serta orangtua pun terus mendorong anak-anaknya untuk latihan, sehingga apa yang diinginkan pelatih, orangtua, KONI juga termausk Masyarakat Kota Ternate bisa tercapai. 

Ketika ditanya soal polemik Gokasi Open Karate Championship 2026. Menurut Faujan, KONI Kota Ternate tidak berpihak ke kubu manapun, tapi KONI Kota Ternate berpihak pada masa depan atlet. Artinya, jika itu untuk pengembangan atlet KONI akan tetap mendorong hal itu.

“Sebagai induk organisasi olahraga sangat konyol jika melarang atlet itu bertanding, karena buat apa kita terus mendorong atlet untuk latihan selama ini tapi begitu ada event kita larang atlet untuk bertanding. Apalagi event itu resmi dan memiliki dasar yang kuat sesuai dengan peraturan atau AD/ART,” tegas Faujan.

“Jika kita sudah tidak bisa membantu dan mendorong prestasi atlet, paling tidak kita jangan menghalangi masa depan meraka. Itu prinsip kami di KONI Kota Ternate. Jangan membawa dendam dan ego dalam organisasi olahraga, karena yang korban nantinya atlet, bukan kita,” pungkas Faujan.

Sekedar informasi, Tim INKAI Kota Ternate mengirim 21 atlet untuk bertanding di Gokasi Open Karate Championship 2026.(red)


Reporter: Tim

BERITA TERKAIT