TERNATE, OT - Pelatih Kepala Malut United FC, Imran Nahumarury, meluruskan polemik yang berkembang terkait pemain Malut United yang diijinkan bermain di turnamen antar kampung (tarkam) selama libur kompetisi Liga 1 musim 2024/2025.
Dalam keterangan resminya, coach Imran menegaskan, dia tidak secara langsung memberikan izin kepada para pemainnya mengingat kompetisi Liga 1 masih berjalan dengan menyisakan tujuh laga.
Hingga saat ini, allenatore asal Maluku itu belum mengeluarkan legitimasi atau ijin resmi bagi pemain MU yang ingin mengikuti turnamen tarkam saat masa libur.
”Sampai sejauh ini, saya belum memberi izin secara langsung kepada pemain. Karena saya khawatir ada pemain yang mengalami cedera serius saat bermain di tarkam. Ini yang harus kita waspadai. Setelah libur, kita masih punya 7 laga penting yang harus kita hadapi,” ujar Imran kepada sejumlah wartawan.
Dia menyatakan, selama libur kompetisi, termasuk saat perayaan Idulfitri seluruh pemain diberikan porsi latihan individu untuk menjaga kebugaran. Sehingga saat tim kembali berkumpul, kondisi fisik pemain tetap bugar.
Dia mempersilahkan para pemainnya untuk bermain sekedar fun game bersama teman-teman, tetapi bukan di ajang tarkam.
“Bila ada pemain yang ingin bermain fun game bersama teman-temannya, silakan, asalkan kondisi lapangan mendukung dan tidak berisiko mencederai mereka. Pemain harus memahami tanggung jawab mereka sebagai pemain profesional,” lanjutnya.
Imran juga menegaskan bahwa selama kompetisi masih berlangsung, tidak ada pelatih yang akan mengijinkan pemainnya terlibat dalam kompetisi tarkam.
Dia meminta para pemain untuk menjaga profesionalisme dan komitmen terhadap klub.
Sebelumnya, dalam konferensi pers usai laga Malut United vs Persita Tangerang, Imran mengungkapkan bahwa sering kali ada pemain yang menghubunginya untuk meminta izin bermain di tarkam.
Namun, keputusan tetap dikembalikan kepada para pemain dengan harapan mereka memahami risiko dan tanggung jawab sebagai pemain profesional.
Imran berharap para pemain tetap menjaga kondisi dan fokus pada target kemenangan di sisa laga musim ini.
“Jangan sampai lengah. Jika kita kehilangan fokus, tim lain bisa menyalip. Malut United harus terus berjuang untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan," pungkasnya.
Saat ini, Malut United tengah berada di posisi lima besar klasemen Liga 1 dengan koleksi 43 poin.
Setelah libur jeda internasional dan libur Idul Fitri. tim akan kembali berkumpul di Yogyakarta untuk persiapan menghadapi Persis Solo pada 12 April 2025 mendatang.
(fight)