Home / Nusantara

Pekan Gawai Dayak Ke-XV Kabupaten Sekadau Resmi Ditutup

26 Juli 2026

SEKADAU, OT - Bupati kabupaten Sekadau Aron, resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan Pekan Gawai Dayak (PGD) yang ke 15 kabupaten Sekadau tahun 2026. 

Pada acara penutupan mantan anggota DPRD provinsi Kalimantan Barat ını meminta kepada masyarakat kabupaten Sekadau agar setelah Gawai ditutup warga kembali beraktivitas.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan terimakasih kepada segenap jajaran panitia serta para donatur yang telah membantu meringankan biaya kegiatan Gawai.

Meski Pemerintah sedang melakukan efesiensi besar-besaran, namun agenda Gawai tetap bisa dilakukan, hal ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, sehingga pelaksanaan Gawai bisa berjalan dengan baik. 

"Terimakasih kepada seluruh jajaran panitia, masyarakat yang telah mendukung serta pihak keamanan TIN-Polri yang telah membantu menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan Gawai berlangsung," ucapnya.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada para peserta lomba dari berbagai paguyuban dan kontingen dari DAD kecamatan, yang sudah ambil bagian untuk meramaikan prosesi kegiatan gawai, baik dari Pawai budaya maupun pada saat perlombaan.

"Selamat juga kepada para pemenang lomba, asah terus kemampuan yang anda miliki, bagi belum beruntung teruslah berlatih,karena tahun depan akan ada lagi perlombaan yang sama," ucap Bupati seraya mengucapkan sampai jumpa pada gelaran yang sama tahun depan.

Sementara itu Jefray Raja Tugam ketua Dewan Adat Dayak (DAD) kabupaten Sekadau dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada semua jajaran panitia Gawai, karena telah menyukseskan agenda tahunan DAD.

Dia juga mengucapkan terimakasih kepada sub suku Benawas sebagai tuan rumah Gawai yang telah sukses membawakan seluruh ritual adat selama prosesi Gawai.

Selama Gawai ını kata dia, semua perlombaan juga berjalan baik, kendati ada sedikit terjadi kesalahan-kesalahan kecil, namun itu merupakan kekeliruan yang tidak perlu dibesar-besarkan. 

Menurutnya, makna Gawai sesungguhnya adalah bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan hasil panen tahun ini. "Jadi inilah bentuk rasa syukur itu yang kita rayakan dengan penuh sukacita, sekaligus sebagai momentum untuk melestarikan adat dan budaya Dayak," katanya.

Dia juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-dama membenahi segala bentuk kekeliruan yang terjadi, sehingga pada gelaran tahun depan acaranya lebih baik lagi."Selamat berpisah semoga tahun depan kita bertemu lagi," ucapnya.

Di tempat yang sama  ketua Panitia Bernadus Mohktar dalam laporannya menyampaikan, bahwa  semua item kegiatan yang diperlombakan sudah dilaksanakan dengan baik.

Namun demikian, Bernadus atas nama panitia menyampaikan permohonan maaf jika sepanjang kegiatan terdapat kesalahan atau kekeliruan. "Jika ada kesalahan kecil yang terjadi selama proses perlombaan,.kami seluruh jajaran panitia minta maaf," ucapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, ada beberapa perlombaan budaya yang gelar selama acar Gawai adalah, pemilihan Bujang dara gawai, lomba sumpit, Pangkak Gasing, lomba fashion show kategori anak-anak dan dewasa, lomba tarian kreasi khas Dayak, lomba melukis Perisai, serta perlombaan lainnya.

Suksesnya semua tahapan Gawai dan perlombaan tidak terlepas dari dukungan dari Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau, dukungan dari semua masyarakat Sekadau serta dukungan dari semua investor serta lembaga lainnya yang turut mendukung semua tahapan tersebut.

"Sekali lagi atas nama jajaran panitia saya mengucapkan terimakasih kedatangan Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau, jajaran kepolisian Polres Sekadau, Dandim 1204 Sanggau, para perusahaan serta seluruh lapisan masyarakat Sekadau yang telah hadir dan beramai-ramai memeriahkan acara Gawai tahun ını," ucapnya.

Setelah acara seremonial dan selesai penobatan Bujang Dara Gawai acara dilanjutkan dengan ritual adat penutupan oleh Bupati serta unsur Forkompinda kabupaten Sekadau.

Hadir pada tersebut Wakil Bupati Sekadau Subandrio beserta istri, unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Kalbar dan Kabupaten Sekadau, perwakilan kabupaten lain.

Turut hadir CEO CU Keling Kumang Hilarius Gimawan, perwakilan dari CU lainnya,serta para tokoh masyarakat ketua paguyuban dan kepada SKPD serta tamu undangan lainnya.

 (red)


Reporter: Yahya Iskandar
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT