SEKADAU, OT - Farksi Golongan Karya (GolKar) pada Pemandangan Umum(PU) merekomemdasi menolak dengan keras rencana pemerintah daerah kabupaten Sekadau untuk memutuskan hubungan kerja dengan tenaga kontrak para medis di kabupaten Sekadau.
Rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan tenaga kontrak oleh Pemkab Sekadau tentu akan berdampak luas terhadap pelayanan kesehatan di semua Puskesmas di kabupaten Sekadau.
Pasalnya semua tenaga kontrak para medis berada di puskesmas-puskesmas yang tersebar di setiap kecamatan.
"Kalau sampai ini jadi dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap tenaga kontrak para medis di sekadau.Saya yakin semua puskesmas akan kolap. Artinya, tidak ada tenaga yang melayani masyarakat ketika berobat di Puskesmas," kata Isnaini ketua Fraksi partai Golkar DPRD Sekadau pada saat rapat kerja lintas komisi Rabu (1/8)
Menurut dia, Pemkab Sekadau kalau hendak melakukan PHK terhadap tenaga para medis harus mempertimbangkan aspek pelayanan. Karena, jika itu terjadi akan timbul gejolak, yakni penolakan dan protes dari tenaga kontrak.
Belum lagi,pelayanan kesehatan yang terkendala,sebaiknya kata dia lagi, pemerintah daerah mencari altarnatif lain, ketimbang harus melakukan PHK.
"Fraksi Golajr akan menolak keras rencan ini, karna PHK tidak mencerminkan Visi dan Misi perintahan kabupaten Sekadau,"pungkasnya (red)









