HALTENG, OT- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, membuka dengan resmi Kegiatan Karya Bakti Skala Besar Kodam XV/Patimura di kawasan Provinsi Maluku Utara.
Upacara yang dipusatkan di pendopo Falcilno Weda Halmahera Tengah (Halteng) berlangsung Khidmat, Senin (1/6/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antaranya, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Kapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Arif Budiman, Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji, Wakil Bupati Ahlan Djumadil, unsur Forkopimda Provinsi Maluku Utara dan Kabupaten Halmahera Tengah, pejabat utama Kodam XV/Pattimura, Korem 152/Baabullah, Polda Maluku Utara, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tamu undangan.
"Karya Bakti TNI AD bukan sekadar program pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat,"ucap Gubernur saat membacakan sambutannya.
Menurutnya, TNI selama ini telah membuktikan diri bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga penjaga harapan rakyat yang selalu hadir saat masyarakat menghadapi kesulitan, ketika daerah membutuhkan pembangunan, maupun saat bencana melanda.
“Yang sedang kita bangun bukan hanya jalan. Yang sedang kita bangun adalah jalan menuju masa depan. Yang sedang kita bangun bukan hanya jembatan, tetapi jembatan harapan antara kemajuan dan kesejahteraan,”jelas Sherly.
Orang nomor satu di Malut itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi pelaku pembangunan dengan memperkuat semangat persatuan dan gotong royong.
Pembangunan membutuhkan investasi, tetapi kemajuan membutuhkan persatuan. Ekonomi dapat tumbuh karena sumber daya alam, namun peradaban hanya tumbuh karena gotong royong. Karena itu, mari kita bekerja bersama untuk membangun Maluku Utara yang lebih maju dan kuat.
"Kami apresiasi dan penghormatan kepada jajaran TNI, mulai dari Pangdam XV/Pattimura, Danrem 152/Baabullah, para Dandim, Danramil hingga Babinsa yang selama ini bekerja tanpa pamrih dan selalu hadir bersama masyarakat," ucapnya.
Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara itu turut menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Maluku Utara. Hal ini bisa dilihat dari sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi modal besar untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Maluku Utara tidak hanya akan menjadi daerah yang kaya, tetapi juga daerah yang kuat. Tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi menjadi contoh bagaimana kemajuan dibangun melalui persatuan, pengabdian, dan cinta kepada tanah air,”ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodam XV/Pattimura serta seluruh jajaran TNI yang telah melaksanakan Karya Bakti Skala Besar di wilayah Halmahera Tengah.
“Karya Bakti Skala Besar ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat serta bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah mendukung penuh program ini karena manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat,”ucap IMS.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa 100 paket sembako dari Kodam XV/Pattimura kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos, didampingi Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, serta Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian kegiatan Karya Bakti Skala Besar 2026.
Setelah penyerahan bantuan sosial, rombongan melanjutkan kegiatan dengan meninjau sejumlah sasaran Karya Bakti Skala Besar TA 2026 yang akan dikerjakan di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah.
(red)












