TERNATE, OT – Pemerintah Kota Ternate menunjukkan komitmen dan respons cepatnya dalam menangani warga yang tertimpa musibah.
Melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Ternate, bantuan darurat langsung disalurkan kepada korban bencana alam angin puting beliung di Kelurahan Tabam, Kecamatan Ternate Utara.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai, 30 lembar seng, bantuan material berupa kayu untuk mempercepat proses perbaikan rumah yang mengalami musibah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly, kepada keluarga Nurwita Wahab, warga RT.002/RW.001 Kelurahan Tabam, yang rumahnya mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung pada akhir pekan lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Rizal Marsaoly menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ternate tidak akan tinggal diam ketika ada warganya yang mengalami kesulitan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas menjadi garda terdepan dalam mempercepat penanganan pascabencana.
"Pemerintah Kota Ternate berkomitmen penuh untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang tertimpa musibah. Melalui kolaborasi bersama Baznas, kita berupaya agar bantuan bisa langsung menyentuh dan meringankan beban keluarga yang terdampak," ujar Rizal saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Langkah cepat ini menjadi bukti nyata optimalisasi dana umat yang dikelola oleh Baznas Kota Ternate untuk kepentingan kemanusiaan dan kedaruratan.
Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu proses perbaikan rumah warga terdampak puting beliung agar layak dan aman untuk ditempati kembali.
Berdasarkan hasil verifikasi Pemerintah Kota Ternate melalui Kecamatan Ternate Utara, hanya satu unit rumah yang terdampak angin puting beliung. Kerusakan terjadi di bagian atap rumah.
Pihak keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian dan perhatian langsung dari Pemerintah Kota dan Baznas Ternate.
Pemkot Ternate juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini, serta memastikan koordinasi tingkat kelurahan dan kecamatan tetap berjalan solid agar setiap kejadian bencana dapat dilaporkan dan ditangani dalam waktu singkat.
(fight)








