Home / Berita / Nasional

MSR Desak RUU Daerah Istimewa Malut Masuk Dalam Prolegnas

14 April 2018
MSR

TERNATE, OT - Pasca idin atau maklumat yang disampaikan Sultan Tidore Husain Sjah pada Hari Jadi Tidore (HJT) Ke-910, di Keraton Kie Kesultanan Tidore, Kamis (12/4/2018) lalu, terkait perjuangan untuk memperoleh status Daerah Otonomi Khusus (Otsus) bagi Maluku Utara, berbagai dukungan mulai mengalir untuk mendukung dan menyuarakan tuntutan tersebut.

Setelah mendapat dukungan dari elemen Garda Nuku, tuntutan agar provinsi Maluku Utara mendapat pengakuan sebagai Daerah Istimewa, kembali disuarakan tokoh muda provinsi Maluku Utara, Syamsul Rizal.

Berdasarkan rilis yang dikirimkan Samsul melalui aplikasi perpesanan, Ketua Departemen Profesional DPP Partai Golkar ini, meminta DPR untuk menambahkan RUU Daerah Istimewa Maluku Utara dalam Prolegnas.

Kata dia, RUU Daerah Istimewa Maluku Utara ini penting diakomodir oleh DPR RI masuk dalam Prolegnas 2018, sebagai bentuk rasa terima kasih kepada Kesultanan Tidore di Maluku Utara yang secara historis bergabung membentuk Negara Kesatua Republik Imdonesia.

Syamsul Rizal yang akrab dengan sapa MSR, dalam rilisnya juga menggambarkan secara singkat sejarah yang mencatat bahwa Kesultanan Tidore di Maluku Utara selain memiliki andil dalam mendirikan Negara Kesatuan RI, wilayah kekuasaan Kesultanan Tidore meliputi Papua, Maluku, Seram dan sebagian wilayah Sulawesi diserahkan ke Indonesia saat itu sampai-sampai Presiden Soekarno datang ke Tidore menemui Sultan Zainal Abidin Sjah.

Semangat Perjuangan Kesultanan Tidore juga berlanjut saat mengembalikan Irian Barat ke NKRI dan atas dasar itu juga pemerintahan Soekarno melalui UU 15 tahun 1956 menetapkan Soasio-Tidore sebagai Ibu Kota Papua Sementara dan mengangkat Sultan Tidore Zainal Abidin Sjah sebagai Gubernur Irian Barat pertama pada saat itu.

Untuk itu, sebagai tokoh muda Maluku Utara, MSR mengajak semua komponen untuk bersatu memperjuangkan hak Otsus bagi rakyat Maluku Utara.

"Utamanya delegasi Maluku Utara yang berada di Senayan. Kita punya 4 senator DPD, 3 DPR dari Malut, ini harus terus didorong oleh kawan-kawan di Senayan. Bahkan tokoh nasional Prof. DR. Rizal Ramli, telah mempertegas peranan Kesultanan Tidore dalam mempersatukan NKRI," pungkasnya.
(thy)


Reporter: Fadli

BERITA TERKAIT