Home / Berita / Nasional

Lokasi eks Banjir Bandang di Rua Akan Dijadikan Kawasan non Pemukiman

27 Agustus 2024

TERNATE, OT - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI), Muhadjir Effendy bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, pada Selasa, (27/8/2024).

Menko PMK dan Kepala BNPB, didampingi Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, dan Pj Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir serta Kapolda Malut.

Dalam keterangan persnya, Menko PMK, Muhadjir Effendy menyampaikan, duka mendalam atas musibah banjir bandang yang terjadi pada akhir pekan lalu di Kelurahan Rua Kota Ternate.

Dia turut berharap semoga para korban yang belum ditemukan dalam bencana banjir bandang ini, segera ditemukan. 

“Semoga tersisa satu korban bencana banjir bandang bisa dan segera ditemukan oleh tim SAR gabungan di hari ini,” harap Menteri saat sesi wawancara di lokasi bencana.

Menteri memastikan pemerintah akan mencari solusi atas bencana banjir bandang yang terjadi pada hari Minggu lalu. "Kita juga akan mencari jalan keluar dari bencana banjir bandang ini. Intinya, kita harus mengutamakan penanganan atau evakuasi korban. Baru dilakukan tahap penanganan rehabilitasi dan rekonstruksi," terang Menteri Muhadjir.

“Maka kemungkinan lokasi ini akan direlokasi dan dijadikan sebagai kawasan atau zona non permukiman,” tambahnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, lanjut Muhadjir, lokasi ini merupakan daerah bekas erupsi sekitar pada tahun 2018 lalu, sehingga materialnya tertahan. Setelah hujan dengan intensitas lebat dan ekstrim, maka terjadilah musibah banjir bandang.

“Karena material-material di atas itu kemudian terbawa air, sehingga terjadi banjir bandang,” jelas Muhadjir.

Sebelum meninjau lokasi banjir, Menteri PMK bersama Kepala BNPB dan rombongan lebih dulu menyambangi lokasi pengungsian di gedung SMK Negeri 4 Kota Ternate di Kelurahan Kastela untuk berdialog dengan para pengungsi.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT