TIDORE, OT- Konsultan asal Spanyol The Meribbean akan membangun terminal kapal pesiar di Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara.
Hal itu sesuai dengan pertemuan konsultan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara (Malut), di ruang rapat Dinas Pariwisata Kota Tidore, Senin (2/7/218).
Hadir dalam rapat itu, Dinas Pariwisata, Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Perhubungan, Dinas Ketahanan Pangan, Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) dan UPP Soasio Kota Tikep tentang rencana Meribbean Project.
Principal of The Meribbean Promoter Spanyol, Mr. Santiago Gil Casares dalam presentasinya mengatakan, rencana Maribbbean Project mengenai 5 pelabuhan di Indonesia Timurmelalui program Meribbean ini di Kota Tikep akan dibangun 1 Terminal Kapal Pesiar (Cruise Terminal) yang berlokasi di kelurahan Rum dan pusat Pelabuhan Perikanan Terpadu yang nantinya dibangun di Maitara.
Kata Mr. Santiago, tujuan dari semua ini adalah membantu Pembangunan Perikanan dan Pariwisata secara menyeluruh dan berkelanjutan. program ini sudah dirampungkan pemaparanya di Bappenas serta Kementerian terkait di Jakarta.
"Kami bersama tim juga telah melaksanakan kunjungan ke berbagai Destinasi Wisata yang ada di Tidore, dan mengharapkan dukungan dari Pemda Tikep untuk kesuksesan kegiatan Project Maribbbean," ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas terkait memberikan masukan tentang beberapa Kondisi dan Potensi Perikanan, seperti kondisi Sosial Budaya Masyarakat serta kondisi maupun kebutuhan lainya seperti air bersih, listrik dan diving centre.
Kepala UPP Soasio juga memberikan tanggapan terkait rencana pembangunan Cruise Terminal harus sesuai dengan standar operasional, prosedur serta memperhatikan kondisi jalur lalu lintas karena di jalur transportasi laut Rum - Bastiong merupakan jalur sibuk yang menghubungkan Tidore dan Ternate.
Kadis Pariwisata Tikep, Yakub Husain, berharap semoga dalam meeting ini menjadi entry point untuk pengembangan Pariwisata Kota Tikep dan kedepan di kaitkan dengan peringatan 500 tahun Ekspedisi Magelland Tahun 2021 nanti.
Sementara, Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan M. Tahsim Hajatuddin selaku moderator dalam meeting ini mengatakan, peluang ini sangat penting dan harus diambil untuk dapat membantu dalam mensukseskan 500 tahun Ekspedisi Magelland dimana Tidore merupakan titik akhir dari ekspedisi.
Kata Tahsim, untuk mensukseskan SAIL TIDORE 2021, keseluruhan dari hasil meeting ini akan dilaporkan ke Wali Kota dan dilanjutkan dengan presentasi pada bulan september 2018 nanti.(Rayyan)









