Home / Berita / Nasional

Ini Penjelasan BMKG Soal Gempa 6,4 SR

BMKG: Masyarakat Diminta Tidak Panik Dan Tetap Waspada
16 April 2018
Dimas Bambang

TERNATE, OT - Gempa yang terjadi, Senin (16/4/2018) dinihari, diketahui berpusat di laut Halmahera bagian barat. 

Data yang tercatat pada Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang terjadi di laut maluku Halmahera bagian barat (Jailolo-red) berskala 6.4 SR, lokasi 1.41 Lintang Utara, 126.81 Bujur Timur, terjadi pada pukul : 04.30 WIT, dinihari, dengan kedalaman 10 Km atau 87 Km barat laut Halmahera Barat.

Salah seorang petugas BMKG, Dimas Bambang saat dikonfirmasi indotimur.com mengatakan, gempa yang terjadi tadi malam  bersekala 6.4 SR. "Cukup besar dimana posisinya berada pada pertengahan laut Maluku dan laut Manado," kata Dimas yang ditemui di kantornya.

Kata dia, sesuai informasi yang diliris dari BMKG kota Ternate, gempa yang terjadi wilayah laut Halmahera, juga terasa di Manado dan Ternate. "Dari data yang sudah diliris, guncangan gempa yang cukup besar terjadi di seluruh wilayah Ternate, di antaranya 3,4 MMi,  di Manado 3 MMi dan Jailolo Halmahera Barat cukup besar 3.4 MMi, daerah Bitung 1.2 MMi," itu dari data yang ada di BMKG kota Ternate," jelasnya.

Dimas mengatakan, BMKG kota Ternate akan terus melakukan observasi terkait potensi terjadi gempa susulan dari gempa yang sudah terjadi. "Dari BMKG akan memberikan informasi kepada instansi yang ada diantaranya, BPBD, TNI, Polri dan Telkomsel," ujar Dimas seraya mengaku, sampai saat ini, belum ada informasi dari BPBD maupun masyarakat terkait kerusakan akibat gempa.

Dia berharap, masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap ancaman gempa susulan. "Diharapkan agar masyarakat tidak menerima isu-isu yang tersebar. Selalu berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk informasi gempa. Terkait gempa yang terjadi tadi malam dengan kekuatan 6.4 SR, tidak berpotensi tsunami," pungkasnya.(ian)


Reporter: Ryan

BERITA TERKAIT