SEKADAU, OT - Ega Suryani, warga Jalan Maulana Ibrahim, RT 11, RW 3 Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir belum diketahui keberadaannya. Perempuan yang lahir pada 1999 itu diketahui meninggalkan rumah sejak 2 Mei lalu.
H Taharudin, ayah kandung Ega menuturkan, hingga saat ini anaknya itu belum diketahui keberadaannya. Pada 2 Mei lalu, kata dia, sang anak sempat pulang ke rumah sore harinya usai bekerja.
"Pulang lebih cepat, ibunya sempat nanya dia (Ega, red) pulang karena diusuru bosnya belanja. Habis itu tidak pulang ke rumah lagi," ujarnya.
Ia mengatakan, tak ada yang menyangka jika anaknya itu pergi dari rumah dan hingga saat ini belum kembali. Ia mengaku, tak mengetahui secara pasti masalah yang dialami anaknya itu.
"Saya sering nasehatinya, karena bohong sama saya itu 17 April lalu. Katanya nginap di rumah temannya, tapi di cek ndak ada. Itu saya sempat marah dan menasehatinya," ucapnya.
Ia pun mengetahui secara pasti penyebab anaknya pergi meninggalkan rumah. Meski ia sudah berusaha mencari anaknya itu. Namun, hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
"Sudah saya hubungi tapi tidak diangkat, kadang tidak aktif, sms tidak dibalas. Saya sudah lapor ke Polsek 3 Mei lalu," kata dia.
Ia mengatakan, anaknya memiliki ciri-ciri tinggi 151 sentimeter dan memiliki tahi lalat diatas bibir kiri. Anaknya, kata dia, sering mengenakan jaket berwarna merah.
"Temannya itu ada bilang sempat lihat di Bodok pakai sepeda motor matic hari Minggu kemarin. Saya juga sudah sebarkan informasi ke teman-temannya tapi belum ada yang tahu keberadaannya," jelasnya.
Ia berharap, sang anak bisa kembali ke rumah. Bagi masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan anaknya itu dapat menghubungi kepolisian terdekat atau menghubungi pihak keluarga.
"Bisa juga langsung menghubungi 085349079889," pungkasnya.
Kapolsek Sekadau Hilir, IPTU Masdar, saat dikonfirmasi membenarnya hal tersebut. Saat ini, kata dia, pihaknya juga berupaya untuk mencari tahu keberadaan Ega.
"Kami mengimbau masyarakat, bagi yang melihat atau mengetahui keberadaannya bisa lapor kepada kami atau kepada pihak kepolisian terdekat," imbaunya. (red)









