SOFIFI,OT- Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, Herie Saksono menyampaikan, Gubernur Maluku Utara harus berkomitmen untuk memajukan riset
Kata dia, semua perencanaan ideal berbasis penelitian, sehingga apa yang disebut dengan riset dan perencanaan betul matang dengan kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi melalui riset sebagai kebutuhan dasar.
Menurutnya, Indonesia secara umum belum terbiasa dengan riset, sehingga perlu untuk merubah yang tertinggal maka dari waktu yang singkat tentunya masyarakat bisa sejahtera.
"Jika hal itu terjadi mestinya kepala daerah, perlu memahami bagaimana pentingnya peran Balitbangda,"tutur Hery kepada wartawan, Kamis (22/3/2108)
Peran Litbangda, lanjut dia, fungsi utama sebagai tim pemikir gubernur, harus dilakukan meliputi pemikiran, pengembangan, penerapan, pengkajian, perekayasaan ,pengoperasian dan evaluasi kebijakan.
Dikatakan, seluruh kepala badan se Indonesia, telah diberikan mandat sesuai Permendagri nomor 86 tahun 2017, tentang perencanaan pembangunan daerah, sehingga mereka harus melakukan riviu terhadap semua kebijakan, dan bersinergi dengan Bappeda.
"Kalau semua itu ada sinergitas, hasil riset berikan ke masing-masing Organisasi Perangkat Daerah untuk ditindaklanjuti,"katanya.
Lanjutnya, semua bisa dikerjakan tergantung komitmen kepala daerah, biar anggaran di Litbang sedikit tapi diberikan kepercayaan maka secara otomatis sumbangan pihak terkait dalam mengembankan riset pasti ada. "Kita harus memulai riset dari Malut agar dunia juga mengetahui," jelasnya.(al)









