TERNATE, OT - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), akan melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Konsultasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana (KB) tahun 2018 di Ternate, Maluku Utara (Malut).
Kegiatan yang diikuti 12 provinsi di Indonesia Tinur itu, dijadwalkam akan digelar selama tiga hari sejak Senin hingga Rabu 24 Januari 2018 di hotel Grand Daffam Bela internaaional.
Maurend Jully, Ketua Panitia sosialiasi dan konsultasi DAK 2018 dalam keterangannya mengatakan, kegiatan sosialisasi DAK 2018 yang akan dilaksanakan awal pekan depan, untuk regional wilayah Indonesia Timur, diikuti oleh 12 provinsi diantaranya, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdiri dari 176 kabupaten/kota.
Menurutnya, sosialosasi dan konsultasi DAK ini bertujuan agar Kabupaten dan Kota selaku penerima DAK tahun 2018 bisa memahami tata kelola dan penggunaan anggaran DAK, sehingga bisa mendukung tercapainya sasaran program kependudukan KB dan Pemberdayaan keluarga di tahun 2018.
"Maksudnya, sosialisaai ini dijadikan forum untuk bertemunya tim pengendali DAK baik pusat maupun daerah dengan 176 kabupaten/kota pada 12 provinsi di Indonesia Timur dengan peserta kurang lebih 420, sedangkan narasumber berasal dari Bappenas, Kementerian Keuangan dan Kemendagri," kata Maurend kepada sejumlah wartawan, Sabtu (20/1/2018).
Kegiatan ini, kata dia, rencananya akan dibuka oleh Plt. Kepala BKKBN RI, Sigit Priohutomo dan hadiri oleh gunernur Maluku Utara, selaku tuam rumah. "Kita sudah koordinasi dengan gubernur dan gubernur telah menyatakan kesediannya," ungkap Maurend.
Dia berharap, kabupaten/kota selaku penerima DAK, bisa memahami bagaimana mengelola DAK tersebut, sehingga sasaran program-program kependudukan dan pemberdayaan keluarga dapat tercapai.
Terpisah, Kepala BKKBN Perwakilan Malut, Puturlt Riyatno mengatakan, kegiatan sosialisasi dan konsultasi DAK ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan anggaran dalam mendukung program pengendalian kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
"Semoga dengan kegiatan sosialisasi DAK yang akan dilaksanakan itu, kedepan semuanya bisa tersalurkan dan bisa memberikan dampak positif terhadap masyarakat secara langsung," harapnya.(thy)









