Home / Kabar Kota Tidore

OSIS SMA N 3 Tidore Kelola Sampah Untuk Dijual ke DLH

30 Agustus 2025
Penjualan sampah hasil kelola OSIS SMA Negeri 3 Tidore

TIDORE, OT- Dalam rangka mendukung Program Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, terkait dengan semangat penanganan sampah. SMA Negeri 3 Kota Tidore, ikut berkreasi dengan membentuk Bank Sampah yang dikelola oleh Orientasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). 

Sampah yang dipandang sebagai sesuatu yang menjijikan, mampu disulap menjadi sesuatu yang menjanjikan. Bahkan saat ini, dari pengolahan sampah tersebut, pihak SMA 3 sudah mampu membiayai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Osis.

"Hasil dari pengolahan sampah ini, kami jual ke Bank Sampah yang ada di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tidore. Alhamdulillah dalam kurun waktu dua minggu ini, kami sudah bisa membiayai kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Osis," ungkap Direktur Bank Sampah SMA Negeri 3 Kota Tidore, Nurlita Hadad, Jumat, (29/8/2025).

Lebih lanjut, Nurlita menjelaskan, semangat pembentukan Bank Sampah ini, memiliki tujuan agar dapat memberikan edukasi kepada Siswa/siswi, untuk menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga pihak sekolah mewajibkan kepada siswa/siswi untuk satu hari, wajib mengumpulkan satu sampah.

Program ini, kata Nurlita, diberi nama "One Day One Rubish (ODOR)" yang dimaknai satu hari satu sampah. Program ini bertujuan untuk mengurangi sampah dan menghilangkan bau busuk di lingkungan sekolah.

"Setelah dua minggu kami terapkan kebijakan satu hari satu sampah bagi siswa, Alhamdulillah lingkungan sekolah juga sudah terlihat bersih, hal ini kalau tidak dilakukan, biasanya dalam satu hari tumpukan sampah di sekolah itu sangat banyak," tutur Nurlita.

Kepala bidang Humas SMA Negeri 3 Kota Tidore ini mengaku, sampah yang dikelola dan dijual oleh pihaknya, baru terdapat 3 jenis sampah, yakni Sampah Plastik, Kardus dan Kertas Campur.

"Selain kami menjual sampah, kami juga mengolah untuk dijadikan pupuk kompos yang dipergunakan bagi tanaman-tanaman di lingkungan sekolah," tambahnya.

Dia berharap, dengan adanya program ini, para siswa maupun siswi di SMA Negeri 3 Kota Tidore, tidak lagi membuang sampah secara sembarangan, dengan begitu, sampah tersebut bisa diolah untuk bernilai ekonomis.

"Saat ini kami masih fokus bersih- bersih sampah di lingkungan sekolah, namun untuk kedepan, kami sudah ada rencana untuk bekerjasama dengan Pemuda Gamtufkange, guna melakukan pembersihan sampah di pesisir pantai," tegas seorang Guru, yang juga merupakan Ketua PKK Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara ini.

 (Rayyan)


Reporter: Rayyan
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT