Home / Berita / Hukrim
14 Oktober 2020

Diduga Hamili Seorang Bidan dan Tak Mau Nikah, Oknum Polisi di Morotai Dilaporkan ke Propam Polda Malut

korban saat mengadu ke penyidik Propam Polda Malut (foto_randi)

TERNATE, OT – Oknum anggota Polisi yang bertugas di Polres Pulau Morotai berinisial JM, terpaksa dilaporkan ke Propam Polda Maluku Utara (Malut) karena diduga mengahmili seorang bidan yang merupakan pacarnya inisial M (25), Rabu (14/10/2020). 

Oknum Polisi yang berpangkat Briptu itu dilaporkan ke Propam Polda Malut karena yang bersangkutan tidak mau bertanggung jawab, dan Propam Polres Morotai diduga tidak memproses masalah tersebut yang telah dilaporkan pihak keluarga beberapa bulan lalu. 

“Kami datang ke Polda Malut untuk menanyakan perkembangan laporan kami yang dilaporkan di Polres Pulau Morotai dengan nomor LP/10/VIII/2020/Sipropam tanggal 31 Agustus lalu,” kata ibu korban, Masita (46) yang di dampinggi ayah korban Julfahmi (48) ketika ditemui indotimur.com usai dari ruangan penyidik Propam Polda Malut. 

Masita mengaku, hingga sekarang proses masalah tersebut di Polres Morotai belum diselesaikan, sementara kandungan anaknya sudah masuk 8 bulan namun oknum Polisi ini masih berkeliaran dan belum ada perkembangan kasus apapun yang disampaikan penyidik Polres pulau Morotai kepada pihak keluarga. 

“Tadi kami mengadu juga di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan penyidik Propam Polda Malut,” ucap ibu korban. 

Lanjutnya, pihaknya terus bangun komunikasi dengan okmnum anggota tersebut tapi yang bersangkutan selalu berikan janji, padahal keluaga sudah malu. Bahkan pihaknya juga pernah datang ke keluarga anggota itu sebanyak tiga kali hanya saja mereka tidak pernah merespon.

Masita juga  mengaku, permasalahan ini sudah ada lembaga hukum yang mengawal karena telah ada beberapa alat bukti yang dikantongi anaknya. Bahkan Masita menegaskan, bila perlu dilakukan tes DNA. 

Sebagai ibu korban, Masita berharap, proses ini agar cepat diselesaikan oleh Kabid Propam Polda Malut Kombes (Pol) Wahyu Agung Jatmiko karena usia kandungan anaknya semakin membesar dan hanya menunggu waktu melahirkan. 

“Kami berharap pak Kapolda Malut untuk bisa melihat permasalahan ini, agar bisa cepat terselesaikan dengan cepat,” harapnya.

(ran)


Reporter: Randy Basri