Home / Berita / Hukrim

Astaga Ibu Muda di Ternate Ajak Tiga Anaknya ‘’Ngelem’’

16 Mei 2022
Kasatpol PP saat menginterogasi M ibu muda yang menghirup lem bersama tiga anaknya (foto_ist)

TERNATE, OT - Seorang Ibu muda berinisial M (30) warga RT.15/RW.04 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, diamankan Satpol PP pada Minggu (15/5/2022) malam sekira pukul : 19:15 waktu di Ternate.

M diamankan Satpol PP karena menghirup lem eha-bond. Mirisnya, aksi menghirup lem eha-bond M juga mengajak tiga anaknya yang masih dibawah umur. Bahkan dua dari tiga anaknya masih balita (bawah lima tahun).

Informasi yang dihimpun indotimur.com menyebutkan, penangkapan terhadap M dilakukan petugas Satpol PP bersama aparatur Kelurahan, berdasarkan laporan masyarakat yang melihat salah seorang anak sedang kebingungan sambil memegang kaleng lem eha-bond.

Kepala Satpol PP Kota Ternate, Fhandy Mahmud dalam keterangan tertulisnya membenarkan peristiwa tersebut.

Dia menyatakan, awalnya seorang saksi warga setempat melihat, seorang anak berusia 7 tahun terlihat kebingungan. Bocah tersebut sedang memegang lem eha-bond.

"Saksi ini kemudian membuntuti anak tersebut dan melihat ibu bersama tiga anaknya sedang menghirup lem," kata Fhandy mengutip keterangan saksi.

“Saksi langsung melapor ke pihak Kelurahan dan Satpol PP Kota Ternate, untuk ditindak lanjuti," sambungnya.

Setelah menerima laporan, pada pukul 19:15 WIT, Kasatpol PP beserta anggota dan aparatur Kelurahan Tanah Tinggi, langsung menuju ke TKP menemui perempuan muda berinisial M beserta 3 orang anaknya.

BACA JUGA : ‘’Lagi’’ Delapan Remaja Diamankan Satpol PP Saat Pesta Miras dan Lem Eha-Bond

Fhandy menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, ibu muda tersebut mengaku, awalnya hanya main-main, "menurut sang ibu, dia dan ke 3 anaknya itu awalnya cuma bermain lem, terus mencoba menghirup lemnya bersama-sama,” sebut Fhandy.

Setelah mengamankan M beserta tiga anaknya, Satpol PP bersama aparatur Kelurahan langsung berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Anak dan Perempuan Kota Ternate, untuk mengambil langkah.

"Kita sudah serahkan ke DPPP Kota Ternate untuk ditindaklanjuti, karena ada anak dibawah umur," terangnya.

Fhandy meminta maayarakat utamanya aparatur Kelurahan baik RT maupun RW untuk selalu melakukan pengawasan terhadap warganya, "apabila mengetahui atau melihat, segera hubungi pihak Kelurahan, Babinsa atau Bhabinkamtibmas, RT maupun RW untuk segera ditindak lanjuti," imbau Fhandy.

Dia juga meminta tokoh agama, tokoh masyarakat dan unsur pemuda untuk bersama-sama menjadi garda terdepan dalam menagnggulangi masalah-masalah sosial di lingkungan masing-masing.

"Saya kira ini menjadi tanggung jawab bersama, untuk itu kami menghimbau tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan unsur maayarakat secara umum, untuk bersama-sama menanggulangi masalah ini," tutupnya.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT