Home / Indomalut / Halsel

Disnakertrans Halsel Gelar Buka Puasa Bersama Warga Rawabadak

11 Maret 2026
Kadis Nakertrans bersama Assisten I Halsel Berikan Bantuan Sembako

HALSEL, OT - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kabupaten Halmahera  menggelar kegiatan buka puasa bersama di masjid Nurul Iman Rawabadak Desa Amasing Kota Utara, Kecamatan Bacan Halmahera Selatan, Selasa (10/3/2026).

Dalam buka puasa bersama itu dirangkaikan dengan pembagian sembako berupa Beras, gula, kopi, teh, mantega dan susu kaleng kepada anak yatim dan para janda.

Selain dihadiri jajaran pegawai Disnakertrans Halmahera Selatan, buka puasa bersama ini juga dihadiri Assisten I Setda Halmahera Selatan, H Bustamin Soleman.

Sekretaris Disnakertrans Halmahera Selatan Jamil Yunus menjelaskan kegiatan buka puasa bersama ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus implementasi dari program Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin.

Sementara itu Assisten I Setda Halmahera Selatan Bustamin Soleman dalam sambutannya mengatakan, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan empati. 

Sebab peran perangkat daerah, lanjut Bustamin, tidak hanya sebatas menjalankan tugas administratif, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kegiatan ini juga menjadi momentum berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan sekaligus mempererat silaturahmi antara Pemerintah dan Masyarakat.

Bustamin berharap, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial harus terus tumbuh, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari;”ungkap Bustamin.

"Pesan pak Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan untuk mari kita sama sama selalu menjaga hubungan silaturahmi dan kekeluargaan agar tercipta suasana aman dan nyaman,”ujarnya.

.

Sementara itu Kadis Nakertrans Halmahera Selatan Daud Djubedy memberikan tausiyah jelang buka puasa dengan menginggatkan pentingnya menjaga kekhusyuan berpuasa selama dalam bulan Ramadhan.

Dikatakan, Ramadhan adalah bulan suci penuh keberkahan, rahmat, dan ampunan, yang dibagi menjadi tiga fase: 10 hari pertama (rahmat), 10 hari kedua (magfirah/ampunan), dan 10 hari terakhir (pembebasan dari api neraka). 

Umat Islam, kata Daud, diwajibkan berpuasa untuk meningkatkan ketakwaan, mengendalikan diri, serta memperbanyak sedekah, zikir, dan doa agar Ramadhan menjadi titik balik perubahan diri menjadi lebih baik. 

Menurutnya, Hakikat Puasa yakni Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, melainkan melatih kejujuran, kesabaran, dan ketaatan untuk membentuk karakter muslim sejati.

 (@by)


Reporter: Ikbal Bafagih
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT