Home / Indomalut / Halut
19 Agustus 2019

Komisi II DPRD Halut Sebut Ada Oknum Pejabat Terima Suap Pekerjaan Jalan Dama-Cera

Wakil Ketua Komisi II DPRD Halut, Nelman Tahe

TOBELO, OT- Wakil Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Nelman Tahe, sebut ada oknum pejabat menerima suap terkait dengan pembangunan jalan Dama-Cera Kecamatan Loloda Kepulauan (Lokep) pada tahun 2016-2017 lalu.

Hal tersebut disampaikan Nelman disaat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Halut, yang mempertanyakan soal sejumlah kasus di Halut perlu ditindak lanjuti oleh DPRD setempat termasuk masalah jalan Dama-Cera.

Menurut Nelman, disaat pihaknya melakukan monitoring jalan Dama-Cera beberapa waktu lalu, kedapatan jalan sudah berlubang berjarak hanya 15 meter. "Waktu kami turun ke Loloda Kepulauan jalan sudah rusak. Saya selalu menghitung setiap jarak 15 meter ada lubang, jadi total 80 jalan berlubang. Datanya ada di saya," jelas Nelman pada saat RDP diruang Aspirasi DPRD setempat, Senin (19/8/2019).

Selain itu, kata Nelman, terkait dengan kondisi jalan yang rusak dan mendapat kucuran dana DAK pada 2016-2017 itu, ada indikasi permainan oknum pejabat. "Pembangunan jalan Dama-Cera ada indikasi permainan oknum pejabat dan saya sudah kantongi data itu," ungkap Nelman.

Untuk diketahui, pada tahun 2016 Pekerjaan jalan Dama-Cera mendapat kucuran dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 11,7 Miliar, tahun 2017 memperoleh anggaran untuk peningkatan status jalan kecamatan dengan progres pekerjaan Lapen sebesar Rp 18,5 Miliar dengan volume 20 km.(don)


Reporter: Donis Katengar