14 Juli 2019

AP3KnI Malut dan Pusat Studi Pancasila UGM Gelar TOT

TERNATE, OT- Asosiasi Profesi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Indonesia (AP3KnI) dan Pusat studi pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan Training of Trainer (TOT) pengembangan model pembelajaran Pancasila menyenangkan pada sekolah pinggiran dan pedesan di Indonesia, Sabtu (13/7/2019) di Universitas Khairun Ternate.

Kegiatan ini di hadiri oleh Ketua Tim Peneliti Pusat Studi Pancasila Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr. Hastanti Widy dan Ketua AP3KnI Malut Syahril Muhammad serta guru-guru di kota ternate dan Kota Tidore Kepulauan.

Menurut Hastanti Widy, pusat studi Pancasila bekesersama dengan AP3KnI Maluku Utara, mengembangkan model Pancasila yang menyenangkan, karena jika latar belakang dari kegiatan ini adalah keprihatinan sebab selama ini mata pelajaran pancasila dianggap membosankan.

Untuk itu, kegiatan ini diharapakan ada mindset dari guru-guru yang selama ini hanya menekankan pada Teacher Center Learning (TCL). Maka bisa beruah menjasdi Student Center learning sehingga lebih meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa ditingkat menengah.

Hastanti berharap, model pembelajaran kewarganegaraan ini mampu diterapkan di sekolah-sekolah menengah, pelosok-pelosok dan pedesaan di seluruh Indonesia, karena pigaknya sudah meriset dibeberapa daerah yang nantinya menjadi sasaran model pembelajaran pendidikan kewarganegaraan.

Sementara ketua AP3KnI Malut, Syahril Muhammad berharap, penilitian ini dikembangkan sehingga pihaknya mengadopsi sistem pembelajaran ini. “Kami akan melakukan berdasarkan karakteristik wilayah yang ada di Maluku Utara,” harapnya.(mg)


Reporter: magang