Home / Indomalut / Ternate

Wali Kota Tunjuk Sekda Awasi Penataan Pasar

Sekda : Penataan Pasar Harus Dilakukan Secara Manusiawi
13 September 2021
Sekda kota Ternate, Jusuf Sunya

TERNATE, OT - Masalah sengkarut pasar yang beberapa hari terakhir ini mengemuka ditindaklanjuti dengan rapat khusus yang dipimpin oleh Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate dengan melibatkan sejumlah pimpinan OPD terkait, Senin, (13/9/2021). 

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota meminta Sekda mengendalikan langsung sinergi masing-masing OPD agar penataan pasar dalam berjalan secara cepat dan baik.

Sekda Kota Ternate, Jusuf Sunya menyampaikan, Wali Kota berharap, agar pasar tertata rapi, sehat, tertib, dan manusiawi. "Karena itu penataan pasar perlu dilakukan agar tidak semrawut, keebersihan terjaga dan yang paling penting masyarakat dan pedagang nyaman untuk melakukan transaksi jual beli," kata Sekda usai menghadiri rapat.

Setelah pertemuan dengan Wali Kota dan sejumlah OPD terkait, Sekda Ternate langsung meninjau beberapa titik dan lokasi di pasar dan terminal untuk memastikan skema penataan ini berjalan baik.

"Pasar adalah salah satu sektor penggerak kegiatan perekonomian masyarakat  tidak hanya sekedar aktifitas jual-beli, namun telah menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan perekonomian daerah, dimana disana menjadi tempat tumbuh dan berkembang berbagai macam komoditas perdagangan maupun peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat," ungkap mantan Kabag Humas ini,

Karena itu lanjut dia, pemerintah bertanggunjawab melakukan penataan agar fungsi  berkembang seperti yang menjadi harapan semua pihak.

Mantan Kabag Organisasi ini, menjelaskan, fungsi pemerintah adalah fungsi melakukan pengaturan (regulator), melakukan pelayanan, fungsi pembangunan dan fungsi pemberdayaan. "Karena itulah sinergi dan kolaborasi OPD harus semakin ditingkatkan agar penataan pasar berjalan optimal," sambung Jusuf.

Dengan model kolaborasi yang baik maka skema penataan pasar harus diikuti dengan penataa pola ruang  dan zonasi sehingga pasar itu tidak semrawut.

"Pengaturan zonasi yang dimaksud, adalah peruntukan lokasi untuk penataan pedagang baik barito dan ikan, agar terlihat baik," sebut mantan Kadis Nakersos ini. 

"Kita komitmen lakukan penataan pasar dengan pendekatan yang lebih manusiawi. Karena bagaimanapun mereka adalah masyarakat kita juga. Tetapi pemerintah tentu berpatokan pada regulasi sehingga landasannya konsistensi dan ketegasan apatur," tukasnya.

Wali Kota terus memantau kinerja OPD sehinga semua harus bahu-membahu. Karena di kawasan pasar dan terminal itu ada Dinas Perindag, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan lainnya yang tentunya harus berkolaborasi dalam menegakan regulasi.

"Bukan hanya pasar, bangunan-bangunan yang tidak sesuai dengan peruntukan akan dibongkar apalagi yang tidak sessuai dengan pola tata ruang," sambung Sekda.

"Walikota berharap penataan oleh OPD terkait ini dapat selesai dalam waktu yang singkat dan cepat sehingga ada rasa nyaman baik bagi pemerintah maupun bagi masyarakat," tutup Koordinator Presidium Kahmi Kota Ternate ini.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT