Home / Indomalut / Ternate

Tak Bayar Biaya Kontrakan, Kantor Lurah Takoma Disegel Pemilik Rumah

07 April 2021
Mimi Rahman

TERNATE, OT - Pemerintah kelurahan Takoma, Kecamatan Ternate Tengah yang menyewa rumah warga setempat untuk dijadikan sebagai kantor kelurahan sementara, telah disegel oleh pemilik rumah.

Hal ini karena pemerintah Kelurahan Takoma tidak bisa membayar biaya kontrakan sebesar Rp 70 juta, sehingga pemilik rumah tidak lagi mengizinkan aktivitas pemerintahan di rumah tersebut, maka pelayanan dilakukan di rumah staf dan lurah.

Lurah Takoma, Mimi Rahman saat ditemui di kantor Wali Kota Ternate, Rabu (6/4/2021) membenarkan masalah itu. Mimi mengaku, seluruh aktivitas pelayanan kantor yang terletak di RT 03/RW 01 Kelurahan Takoma, harus dilakukan di rumah para pegawai maupun lurah.

"Iya sejak Senin kemarin, kita tidak lagi menempati gedung yang disewa sebagai kantor Lurah, karena pemilik telah meminta kita untuk membayar sewa rumah," kata Mimi.

Menurutnya, semua aktivitas pelayanan terpaksa harus dilakukan di rumah para pegawai karena pemilik rumah yang disewa oleh Pemerintah Kelurahan Takoma telah meminta biaya sewa kontrakan.

"Lurah beserta staf saat ini terpaksa harus keluar dari kantor sementara, karena pemerintah belum membayar uang sewa kontrakan," kata Mimi usai menghadap Pj Wali Kota.

Lanjut Mimi, jatuh tempo pembayaran sewa rumah itu harusnya pada awal tahun, namun atas pertimbangan pemilik rumah, pihak Kelurahan masih diberi kelonggaran hingga tanggal 5 April kemarin, tapi karena belum juga dilunasi maka pihaknya terpaksa keluar.

Dia mengaku, telah mengajukan permintaan biaya sewa gedung ke pihak keuangan sejak akhir tahun lalu, hanya saja hingga triwulan pertama tahun 2021, anggaran tersebut belum dicairkan.

"Informasinya sudah di ACC bagian umum, tapi hingga saat ini belum ditindak lanjuti," ujar Mimi.

Meski tidak berkantor, Mimi mengaku, aktivitas pelayanan terhadap warga Takoma tetap dilakukan.

"Kantor memang ditutup tapi pelayanan tetap berjalan, meski saya dan staf harus berkunjung dari rumah ke rumah ketika warga perlu, pasti warga akan menelpon kami barulah kami kunjungi," aku Mimi.

Lurah menambahkan, untuk perbaikan kantor lurah Takoma yang terbakar 2 tahun lalu seharusnya sudah diperbaiki, tapi karena anggaran yang di refocusing maka pembangunan belum bisa secepatnya dilakukan.

Terpisah Pj Wali kota, Hasyim Daeng Barang saat dikonfirmasi soal tunggakan biaya sewa kantor Lurah Takoma, dirinya memastikan segera menindak lanjuti masalah tersebut.

Dia mengaku, telah meminta bendahara pengeluaran untuk segera memproses permintaan anggaran sewa gedung kantor Keluurah Takoma.

"Hari ini juga, diupayakan akan segera bayar agar aktivitas pelayanan dapat dilakukan di kantor," singkat Hasyim.(awie)


Reporter: Munawir Suhardi
Editor: Fauzan Azzam

BERITA TERKAIT