TERNATE, OT - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah milik pasangan Rahmat Saleh dan Nurdiana Kakais di Kelurahan Soa, Lingkungan Akeboca, RT.13/RW.005, Kota Ternate, Selasa (6/10/2026) sore.
Diduga kuat, kobaran api dipicu oleh aksi balita yang bermain korek api di dalam kamar mandi.
Peristiwa amuk si jago merah tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIT. Menurut keterangan Nurdiana, saat kejadian dirinya sedang menggoreng telur di dapur, sementara sang suami tengah bekerja. Di saat bersamaan, adiknya, Kevin, sedang menyekop pasir di depan rumah.
Suasana tenang seketika berubah mencekam saat teriakan kebakaran terdengar dari dalam rumah. Api diduga pertama kali muncul dari area kamar mandi yang juga menampung sejumlah kasur.
"Anak saya yang berusia tiga tahun sedang berada di kamar mandi saat kejadian. Saat ditanya, dia mengaku memang membakar kasur menggunakan korek api," tutur Nurdiana sedih.
Kejadian tersebut juga mengejutkan Ani, anak Nurdiana yang masih duduk di bangku kelas III SMP. Ani yang saat itu sedang tertidur lelap langsung dibangunkan dan dievakuasi keluar rumah oleh ibunya.
Mendengar teriakan minta tolong, warga sekitar langsung berdatangan memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate.
Saat laporan masuk, sebagian besar personel serta jajaran pimpinan—termasuk Kepala Dinas Damkar Kota Ternate Naim Safar dan Kabid Damkar Ramli Soleman—sedang berada di Kelurahan Takome untuk memadamkan kebakaran di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah berlangsung selama tiga hari.
Kendati demikian, armada dan personel yang bersiaga di markas komando langsung diterjunkan ke lokasi di Kelurahan Soa. Bersama warga setempat, petugas berjibaku mengendalikan situasi hingga api berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.15 WIT.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, sementara nilai kerugian material masih dalam pendataan pihak kepolisian.
Menanggapi rentetan insiden kebakaran yang terjadi, Kepala Dinas Damkar Kota Ternate, Naim Safar, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di tengah kondisi cuaca yang kering.
"Kami meminta orang tua memberikan perhatian ekstra kepada anak-anak agar tidak membiarkan mereka bermain korek api atau benda berbahaya lainnya. Hindari juga membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area dengan rumput kering," tegas Naim.
Senada dengan hal tersebut, Kabid Damkar Kota Ternate Ramli Soleman mengingatkan warga yang beraktivitas di kebun atau hutan untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
"Pembakaran lahan saat musim kemarau sangat berisiko karena api mudah merambat tertiup angin dan sulit dikendalikan," tambah Ramli.
(fight)














