Home / Ternate Andalan

Wali Kota Ternate Raih Penghargaan dari HAKLI

Atas Komitmen Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan
27 September 2026

TERNATE, OT - Komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Ternate dalam memperkuat sanitasi dan kesehatan lingkungan kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional.

Wali Kota Ternate, Dr. M. Tauhid Soleman, secara resmi menerima Penghargaan Kepala Daerah atas Sinergi Kemitraan dari Pengurus Pusat Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI).  

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan pada Sabtu (26/9/2026) dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) HAKLI Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan perayaan HUT ke-71 HAKLI.

Tauhid Soleman dinilai sukses membangun kolaborasi lintas sektor serta mendukung agenda kesehatan lingkungan dan program nasional di daerahnya.

.

Merespons capaian tersebut, Wali Kota Ternate, Dr H M Tauhid Soleman menyampaikan apresiasi dan menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen di Kota Ternate.  

"Penghargaan ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kota Ternate untuk terus memperkuat komitmen dalam pembangunan sanitasi dan kesehatan lingkungan. Ini bukan kerja satu sektor, tetapi membutuhkan kolaborasi pemerintah, organisasi profesi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Tauhid.  

Hubungan kemitraan antara Pemkot Ternate dan HAKLI sebelumnya telah menguat saat Ternate sukses menjadi tuan rumah City Sanitation Summit (CSS) XXIII pada 2025.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat berbagai kebijakan, mulai dari keberlanjutan sanitasi, pengelolaan sampah, keamanan pangan, hingga dukungan terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).  

Hingga September 2026, berbagai indikator kesehatan lingkungan di Kota Ternate menunjukkan tren positif berkat kolaborasi Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. 

Indikator-indikator tersebut diantaranya, 72 dari 78 kelurahan di Ternate telah berstatus ODF, atau mencapai 92 persen.  

Dari 25 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ternate, sebanyak 23 SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).  

Pemkot Ternate juga dinilai aktif mengembangkan sistem pengelolaan sampah dari sumber di tingkat kelurahan guna mengurangi beban sampah menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).  

Pengawasan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) telah mencapai 49,49 persen dan Tempat Fasilitas Umum (TFU) sebesar 35,25 persen, disertai pemantauan kualitas air minum secara berkala.

Penguatan program Kota Sehat juga terus digencarkan sepanjang 2026. Langkah nyata dilakukan melalui pembinaan Forum Komunikasi (FORKOM) di 5 kecamatan dan 60 kelurahan, pemantauan Gerakan Sekolah Sehat di 73 sekolah, hingga verifikasi 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).  

Selain itu, evaluasi pasar sehat juga diterapkan di empat lokasi utama, yakni Pasar Dufa-Dufa, Kota Baru, Gamalama, dan Bastiong.  

Langkah-langkah strategis ini menjadi keberlanjutan atas prestasi Kota Ternate yang pada November 2025 lalu berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat.  

Penghargaan dari HAKLI ini makin mengukuhkan posisi Kota Ternate sebagai daerah yang konsisten mewujudkan lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakatnya.

 (fight)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT