TERNATE, OT – Pemerintah Kota Ternate resmi menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.
Dokumen krusial tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Ternate, Dr M. Tauhid Soleman, dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan ke-III Tahun Sidang 2026 DPRD Kota Ternate
Rapat tersebut turut dihadiri, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota Ternate, Wakil Wali Kota Ternate, unsur Forkopimda Kota Ternate, Sekretaris Daerah Kota Ternate, para asisten dan staf ahli, pimpinan OPD, para Camat dan Lurah serta tamu undangan lainnya.
Dalam pidatonya, Wali Kota Ternate, Dr M. Tauhid Soleman menegaskan, penyerahan dokumen ini merupakan tahapan awal sekaligus langkah strategis untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan tertib, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dokumen KUA memuat arah kebijakan fiskal, asumsi dasar, pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah. Sementara PPAS akan menjadi pedoman bagi perangkat daerah terkait prioritas pembangunan dan plafon anggaran sementara.
"Melalui dua dokumen ini, kami ingin memastikan program pembangunan 2027 benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan Kota Ternate," ujarnya.
Wali Kota dua periode itu menambahkan, penyusunan KUA-PPAS 2027 ini dilakukan di tengah tantangan dinamika ekonomi global dan nasional. Oleh karena itu, Pemkot Ternate berkomitmen menjaga ketahanan fiskal melalui pengelolaan keuangan yang sehat, efektif, efisien, terukur, serta tepat sasaran dalam pemenuhan pelayanan dasar.
Dari sektor makro ekonomi, Pemkot Ternate memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2027 berada di kisaran 5,10 hingga 5,40 persen.
Pertumbuhan ini optimistis dapat dicapai berkat sokongan dari sektor perdagangan, jasa, transportasi, serta penguatan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Di sisi lain, pengendalian inflasi juga menjadi fokus utama mengingat posisi Ternate sebagai daerah kepulauan yang bergantung pada pasokan komoditas dari luar daerah.
Selain pertumbuhan ekonomi, Wali Kota juga memaparkan target struktur anggaran untuk tahun 2027 dengan rincian Target Pendapatan Daerah: Rp1,04 triliun, yang bersumber dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD): Rp165,01 miliar, Pendapatan Transfer: Rp871,34 miliar dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp8,28 miliar
Rencana Belanja Daerah: Rp1,04 triliun, yang dialokasikan untuk, Belanja Operasi: Rp930,88 miliar, Belanja Modal: Rp90,75 miliar dan Belanja Tidak Terduga (BTT): Rp20 miliar
Dengan komposisi anggaran tersebut, APBD Kota Ternate pada tahun 2027 diproyeksikan akan mengalami surplus sebesar Rp3 miliar.
Wali Kota menjelaskan, dana surplus tersebut rencananya akan dialokasikan untuk penyertaan modal ke PT BPRS Bahari Berkesan guna memperkuat sektor pembiayaan bagi para pelaku UMKM di Kota Ternate.
Pada aspek sosial, fokus Pemkot Ternate akan diarahkan pada peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan berbasis kompetensi, pengembangan kewirausahaan, serta program pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran melalui perlindungan sosial dan pemberdayaan ekonomi.
"Kami berharap pembahasan bersama DPRD dapat berjalan konstruktif sehingga menghasilkan kebijakan terbaik bagi masyarakat Kota Ternate," pungkas Tauhid menutup pidatonya.
(fight)








