TERNATE, OT — Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengalokasikan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pemeliharaan berkala jalan dalam Kota Ternate.
Tercatat, ada tujuh ruas jalan yang tersebar di tiga kecamatan dalam wilayah kota, akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, mengungkapkan, proses penandatanganan kontrak untuk proyek overlay (pelapisan ulang) jalan tersebut sudah selesai dilakukan.
Menurutnya, perbaikan ini akan difokuskan di wilayah Kecamatan Ternate Utara, Ternate Tengah, dan Kecamatan Ternate Selatan.
“Pemeliharaan berkala ini mencakup sekitar tujuh ruas jalan. Karena adanya keterbatasan anggaran, pagu pembangunannya memang tidak terlalu banyak,” ujar Rus’an saat dikonfirmasi, Kamis (9/7/2026) di ruang kerjanya.
Rus'an mengaku, pagu anggaran fisik tahun ini merosot cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Penyebab utamanya adalah adanya pemotongan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Kondisi ini memaksa Dinas PUPR untuk memutar otak dan menyusun skala prioritas, yang berdampak pada tertundanya sejumlah proyek infrastruktur besar di wilayah lain.
“Mudah-mudahan tahun depan ada peningkatan TKD supaya PUPR bisa mengembalikan beberapa kegiatan yang sempat tertunda, seperti perbaikan infrastruktur jembatan di Pulau Moti yang kondisinya sudah rusak,” harap Rus’an.
Meski tahun ini bergerak dengan anggaran terbatas, Dinas PUPR Ternate sudah mulai merancang program strategis untuk tahun anggaran 2027.
Tiga kecamatan terluar, yaitu Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM), dipastikan akan mendapatkan porsi ploting anggaran dengan fokus penanganan yang berbeda sesuai kebutuhan mendesak warga:
Kecamatan Batang Dua : Prioritas pada pembangunan jalan lingkungan untuk membuka akses transportasi pemukiman dan perkebunan warga.
Kecamatan Moti : Fokus pada perbaikan fasilitas publik, mulai dari perbaikan satu unit jembatan yang rusak, pengaspalan jalan, hingga pembangunan talud penahan tanah.
Kecamatan Hiri : Fokus diarahkan pada pembangunan talud penahan ombak mengingat kawasan tersebut masuk dalam zona rawan bencana.
Selain infrastruktur di tiga kecamatan terluar tersebut, Rus'an menambahkan bahwa rencana renovasi dua menara Masjid Raya Al-Munawwar serta perbaikan Kantor Wali Kota Ternate juga telah dimasukkan ke dalam pembahasan lanjutan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun depan.
(fight)








