Home / Indomalut / Sula
06 Juli 2020

Pemuda Fagudu, Palang Sekretariat Pemuda Pancasila Kepulauan Sula

Sekretariat Pemuda Pancasila dipalang Warga Fagudu

SULA, OT - Pemuda Desa Fagudu Komplek Kampung Pisang Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Senin (6/7/2020) dinihari tadi, memergoki pasangan yang diduga berbuat mesum pada sebuah kamar di sekretariat ormas ternama.

Akibatnya, para pemuda dan warga setempat marah dan langsung memblokir sekretariat dengan cara memalang pintu.

Informasi yang dihimpun indotimur.com di lapangan menyebutkan, kejadian bermula saat sekitar pukul 01:20 dinihari.

Warga yang telah lama memantau aktifitas sekretariat itu melihat seorang pemuda bersama teman wanitanya menutup pintu sekretariat.

Melihat kondisi tersebut, warga bersama sejumlah pemuda kemudian mendatangi sekretariat dan menerobos masuk ke dalam sekretariat.

Saat masuk ke sekretariat, laki-laki yang diduga pengurus ormas tersebut melarikan diri melalui pintu belakang dengan kondisi tidak menggenakan baju.

Ketua Pemuda Desa Fagudu, Rosihan Buamona saat diwawancarai indotimur.com, menyatakan, sejak lama, warga di kompleks Kampung Pisang telah memantau aktifitas pengurus ormas Pemuda Pancasila yang berada di Desa Fagudu.

Menurutnya, sejak lama, warga bersama pemuda di Desa Fagudu resah terhadap aktifitas di sekretariat ormas yang identik dengan loreng oranje itu, apalagi saat malam hari.

"Persoalan yang terjadi ini menurut laporan yang saya dapati, bahwa bukan baru kali ini warga dan pemuda Kampung Pisang melihat kejadian ini tetapi sudah berulangkali. Nah malam ini baru kedapatan secara langsung," kata Rosihan.

Dia mengaku, meski warga dan pemuda tidak melihat secara langsung apa yang dilakukan pasangan tersebut, namun warga marah karena pasangan ini masih berada di sekretariat hingga larut malam, "apalagi ini sekretariat, sangat tidak pantas perempuan ada sampai larut malam seperti ini," kesalnya.

Berdasarkan laporan warga dan pemuda, saat dipergoki dua orang beda jenis kelamin itu berada dalam satu kamar.

"Yang perempuan tidak sempat keluar, sementara pria yang diduga pasangan mesumnya itu lari lewat jalan belakang dengan badan telanjang (tidak gunakan baju-red) dan meninggalkan sepeda motor dengan nomor polisi  DG 2907 RB," ucap Rosihan seraya menyebut, barang bukti sepeda motor sudah diamankan di rumah Babinkamtibmas Desa Fagudu.

Kepada indotimur.com, Rosihan juga mengaku telah menghubungi Ketua Pemuda Pancasila Kepulauan Sula, Herdiyanto Bone, untuk mengkalrifikasi status pasangan yang berada di sekretariat.

"Hal itu dibenarkan oleh Ketua Pemuda Pancasila Sula, bahwa, yang perempuan dulu pernah menjadi salah satu pengurus tapi sekarang tidak lagi, namun yang laki-laki adalah pengurus dan masih aktif," ucap Rosihan mengutip pernyataan ketua Pemuda Pancasila Kepulauan Sula, Herdiyanto Bone.

Pemuda dan warga yang marah kemudian menutup pintu sekretariat dengan potongan kayu. Aksi ini dilakulan sebagai bentuk kemarahan warga atas aktifitas ormas tersebut, yang dinilai telah mencoreng nama baik Desa Fagudu.

Warga dan pemuda bahkan bersepakat untuk tidak lagi menerima sekretariat ormas tersebut berada di wilayah mereka. (mg_01)


Reporter: Algajali Fataruba