03 Agustus 2020

Bupati Sekadau Terpukau dengan Rumah Adat Melayu Tapak Sireh Kabupaten Sintang

Ritual gunting rambut

KALBAR, OT - Bupati Sekadau, Rupinus mengapresiasi pagelaran Adat Budaya Melayu Sintang yang bertajuk ritual gunting rambut, Minggu (2/8/2020). 

Diketahui Bupati Sekadau, Rupinus dan Wakil Bupati Sekadau, Aloysius beserta istri, Vixtima Heri Supriyanto Aloysius menghadiri undangan tersebut. Turut mendampingi Bupati dan Wakil Sekadau dalam acara tersebut Pj Sekda Kabupaten Sekadau Nurhadi beserta istri dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sekadau Leonardus.

Pagelaran adat budaya Melayu Sintang bertajuk gunting rambut dan turun ke aik digelar untuk Shamara Thara Shaqueena puteri dari Camat Belitang, Kabupaten Sekadau, Hermansyah dan Fatri Diana Kartawidjaja anak Ketua Umum MABM Kabupaten Sintang, Ade Kartawidjaja. Acara ini digelar di Rumah Melayu Sintang Jl. Y. C. Oevang Oeray. 

"Terima kasih atas undangan ini, suatu kehormatan. Kami kabupaten baru 15 tahun, kami harus lebih banyak belajar ke saudara tua kami, Sintang. Mari kita merajut kebersamaan dan toleransi," ungkap Rupinus dalam sambutannya. 

Menurut orang nomor satu di Bumi Lawang Kuari ini, kegiatan pagelaran Adat Budaya Melayu Sintang bertajuk acara gunting rambut dan turun anak ke aik merupakan Adat budaya melayu yang perlu dilestarikan. Rupinus merasa terpukau dengan Rumat Adat Melayu Tepak Sireh Kabupaten Sintang. 

"Kehadiran kami rasa-rasanya wow. Kami belum punya (rumah melayu), kami baru berencana membangun rumah adat budaya Melayu," kata Rupinus. 

Saat ini, kata Rupinus, Pemkab Sekadau sedang fokus menyelesaikan pembangunan Masjid Agung dan Gereja Agung.

"Kalau keraton sudah ada, karena sekarang kami baru mau menyelesaikan Masjid Agung dan Gereja Katolik. Ini berproses mudah-mudahan tahun ini selesai. Rumah adat nanti kita bangun," ucap Rupinus.(red)


Reporter: Yahya