TERNATE, OT – Menyongsong perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara memperkuat infrastruktur pengamanan wilayah dengan mendirikan 69 pos operasional. Langkah ini menjadi pilar utama dalam Operasi Terpusat "Ketupat Kieraha 2026" untuk memastikan kelancaran arus mudik di wilayah kepulauan tersebut.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono, menjelaskan bahwa sebaran pos ini dirancang secara taktis guna menjangkau seluruh titik krusial, mulai dari pusat keramaian hingga gerbang transportasi antarpulau.
Dari total 69 titik yang didirikan, Polda membaginya ke dalam tiga kategori fungsi utama untuk mengoptimalkan pelayanan bagi masyarakat.
Pos Pengamanan (Pospam): Fokus pada pemantauan keamanan di pusat perbelanjaan, objek wisata, dan lokasi salat Ied.
Pos Pelayanan (Posyan): Menyediakan fasilitas istirahat, kesehatan, dan bantuan darurat bagi pemudik di pelabuhan dan bandara.
Pos Terpadu (11 Titik): Tersebar di tiap Kabupaten/Kota sebagai pusat koordinasi lintas instansi (TNI, Dishub, Damkar, dan Dinkes).
"Pos-pos ini adalah garis depan kami. Kehadiran personel di 69 titik tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus respon cepat jika terjadi kendala di lapangan," ujar Irjen Pol. Waris Agono di Sofifi, Kamis (12/3/2026).
Untuk mengisi puluhan pos tersebut, Polda Maluku Utara menerjunkan 835 personel inti. Jumlah ini didukung oleh dua per tiga kekuatan cadangan dari jajaran Polda yang siap digerakkan sewaktu-waktu.
Operasi yang berlangsung selama 13 hari ini tidak hanya menyasar kelancaran lalu lintas, tetapi juga pengawasan ketat terhadap stabilitas pangan dan energi guna memastikan stok BBM dan kebutuhan pokok aman di pasar.
Sambungan dia, Satgas Gakkum akan berpatroli setiap hari untuk menindak tegas spekulan atau penimbun barang pokok.
Kapolda mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan fasilitas di pos-pos yang telah disediakan. "Jika merasa lelah saat perjalanan atau melihat adanya praktik penimbunan BBM dan pangan, segera lapor ke pos terdekat. Kami pastikan langsung ditindaklanjuti," tegasnya.
(ier)


















