SOFIFI, OT – Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara resmi berganti. Momentum krusial tersebut ditandai dengan upacara penyerahan Pataka Polda Malut "Fodu Dara Ngon Moi-Moi" dari pejabat lama Irjen Pol Drs Waris Agono kepada Kapolda Malut yang baru, Brigjen Pol Arif Budiman SIK MH bertempat di Mako Polda Maluku Utara di Sofifi, Sabtu (23/5/2026).
Prosesi yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar seremoni pergantian jabatan, melainkan simbol estafet tanggung jawab besar dalam menjaga kamtibmas di bumi Moloku Kie Raha.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Waris Agono menekankan bahwa Pataka yang diserahkannya memiliki kedalaman nilai filosofis budaya Maluku Utara yang sangat sakral. "Fodu Dara"ada membawa mandat persaudaraan dan kebersamaan, sementara "Ngon Moi-Moi" mengamanatkan hidup rukun, damai, serta saling menjaga.
"Nilai-nilai tersebut harus tetap menjadi landasan moral yang kokoh bagi seluruh personel Polda Malut dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat," tegas jenderal bintang dua tersebut.
Waris juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran personel, Forkopimda, tokoh lintas elemen, serta masyarakat Maluku Utara yang selama ini menyokong kinerjanya.
Baginya, soliditas internal dan kedekatan dengan masyarakat adalah kunci utama suksesnya penanganan berbagai dinamika kamtibmas selama ia menjabat.
Merespons amanah baru tersebut, Kapolda Malut Brigjen Pol Arif Budiman menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab.
Mantan pejabat Mabes Polri ini menyadari betul bahwa tantangan tugas Korps Bhayangkara ke depan di wilayah Maluku Utara tidaklah ringan.
"Dinamika kamtibmas, perkembangan situasi sosial, hingga tingginya ekspektasi publik menuntut kita semua untuk terus bergerak maju. Polri harus semakin profesional, responsif, dan humanis," ujar Brigjen Pol Arif Budiman di hadapan jajaran personel.
Arif pun langsung tancap gas dengan mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh anggotanya. Ia meminta personel Polda Malut hingga tingkat Polres jajaran untuk memperkuat soliditas internal, mendisiplinkan diri, dan membangun budaya kerja yang bersih.
"Saya ingatkan, masyarakat menaruh harapan yang sangat besar kepada kita. Laksanakan tugas dengan tulus dan penuh tanggung jawab. Hindari pelanggaran sekecil apa pun, karena satu kesalahan fatal akan berdampak pada runtuhnya citra institusi secara keseluruhan," cetus Arif mengingatkan.
Menutup prosesi, alumni Akademi Kepolisian itu mengajak seluruh jajaran untuk memperlakukan momentum pergantian ini sebagai bahan bakar semangat baru. Ia juga berkomitmen untuk menyempurnakan program-program organisasi yang telah diletakkan oleh kepemimpinan sebelumnya demi kemajuan Maluku Utara.
(ier)













