Home / Berita / Politik
05 November 2020

Tak Mampu Bayar Kontrakan, DPD PAN Halsel Diusir Pemilik Rumah

Atribut PAN saat dievakusi Tuan Rumah dan Pengurus Partai PAN

HALSEL, OT -Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), diusir oleh pemilik rumah karena tidak membayar kontrakan yang beralamat di jalan Poros Labuha-Babang yang telah jatuh tempo.

Sejumlah barang milik DPD II PAN Halsel, "terpaksa" harus dikeluarkan dari bangunan tersebut.

"Kami sudah berulang-ulang mengkordinasikan ini ke ketua Mansur Abdl Fatah,  namun tak digubris, jadi apa boleh buat, kita harus keluar," ujar sekretaris DPD II PAN Halsel Ikdam Hasim,  saat dikonfirmasi wartawan. 

Ikdam mengaku, tak mau masalah ini terjadi, sebab partainya saat ini tengah berkonsentrasi pada Pilkada Halsel, namun pemilik rumah tak mau berkompromi dengan hal ini, "olehnya itu, semua barang inventaris kantor harus dikeluarkan," sebutnya.

"Kalau seperti ini,  kami juga malu, partai besar tapi kita diusir dari kantor,  hanya gara-gara tak bisa bayar kantor,  malu kita," kesal Ikdam.

Dia meminta pimpinan wilayah agar melihat kondisi DPD II Halsel saat ini,  karena ketidak stabilan ketua dan pengurus berimbas pada pengusiran di sekretariat. 

"Ketua hanya mementingkan diri sendiri, tak mau ambil pusing dengan partai, akhirnya seperti ini," tambahnya.

Hal yang sama juga disampaikan sejumlah pengurus partai berlambang matahari ini. Wakil Ketua I Irwan Maswara, bersama Wakil Ketua III Subhan serta sejumlah pengurus lainnya, juga menyesalkan kejadian ini.

"Kami sudah bosan dengan tingkah Ketua yang tertutup dan terkesan mementingkan kepentingan pribadi dari pada partai, "ucapnya. 

Sementara,  Ketua DPD II Partai Amanat Nasioan (PAN) Halmahera Selatan, Mansur Abdul Fatah, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum memberikan keterangan.

Tiga nomor telepon yang dimiliki Mansur Abdul Fatah semuanya tidak aktif. Bahkan pesan singkat yang dikirim wartawan juga tidak direspon hingga berita ini dipublish. (iel)


Reporter: Sahril Samad