Home / Berita / Politik
19 Mei 2019

KPU Tikep Raih Sejumlah Prestasi Pada Pemilu 2019

TIDORE, OT- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) kembali menorehkan prestasi yang baik dengan terus sukses mendorong Partisipasi Pemilihan dalam setiap momentum Pemilihan yang terus meningkat dari setiap hajatan pemilihan.

Hal ini disampaikan Ketua Divisi Teknis KPU kota Tidore, Jainul Yusup kepada indotimur.com, Minggu (19/5/2019). Menurutnya, KPU Kota Tidore pada pemilu serentak 17 April tahun 2019 ini menorehkan sejumlah prestasi baik dan positif.

Menurut dia, Partisipasi pertama yaitu meningkatnya Partisipasi pemilih yang cukup tinggi , sebab dari sejarah pemilu ke pemilu partisipasi pemilih di Kota Tidore terus naik, pada pemilihan umum tahun 2014 tingkat partisipasi pemilih hanya di angka 77 persen. Lanjutnya, sementara di Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota tahun 2015 tingkat partisipasi pemilih berada di angka 80,4 persen, selanjutnya partisipasi pemilih di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Maluku Utara tahun 2018 tingkat partisipasi pemilih mencapai 84 persen.

Kata dia, dan pada Pemilu serentak tahun 2019 target KPU Tidore yaitu tingkat partisipasi pemilih di angka 90 persen, namun ternyata melesat satu angka, sehingga tingkat partisipasi pemilih pemilu 2019 berada di angka 89 persen, di mana Daftar Pemilih Tetap kota Tidore Kepulauan sebesar 71.383, masyarakat atau pemilih menggunakan hak pilih sebanyak 63.830, sedangkan masyarakat atau pemilih yg tidak menggunakan hak pilihnya/tidak mencoblos atau golput sebanyak 7.553.

"Kami mengukur dan memakai target tinggi tapi di ikuti dengan kerja sama dan kerja keras baik Ketua, komisioner, sekretaris, dan Subag serta sekretariat, PPK, PPS, KPPS juga relawan demokrasi, untuk sosialisasi baik d kampus, sekolah SMA dan sederajat, pasar, pelabuhan, Sigaro Memilih di semua kelurahan dan desa serta kecamatan, sehingga target tercapai," ungkapnya.

Untuk prestasi kedua kata dia, Pengiriman form C1 tercepat, sebab KPU Kota Tidore hanya membutuhkan waktu 4 sampai 5 hari selesai mengirimkan form C1, hanya saja karena ini pemilu serentak Nasional seluruh Indonesia, sehingga KPU RI mengkategorikan perprovinsi tidak perkabupaten atau kota, untuk perprovinsi, kota Tidore Kepulauan paling tercepat, karena sampai dengan hari ini ada sebagian KPU kabupaten dan Kota belum selesai mengirimkan form C1 pada web KPU RI.

Lanjut Jainul, prestasi ketiga yaitu rekapitulasi tingkat kota tercepat, dimana Rekapitulasi di tingkat kota target KPU Tidore 3 hari, tetapi hanya sehari setengah sudah selesai karena tidak ada masalah, sehingga baik saksi calon Presiden dan Wakil Presiden 01 dan 02, saksi DPD dan Saksi Partai Politik maupun Bawaslu Kota Tidore menerima hasil perolehan suara Sementara, di rekapitulasi tingkat provinsi Maluku Utara hanya membutuhkan waktu 25 menit saja, sebab tidak ada sanggahan dan di terima oleh Saksi dan Bawaslu provinsi Maluku Utara.

Dirinya berharap, sejumlah prestasi yang di torehkan KPU Tidore, semoga kerja kerja ini di lanjutkan KPU Tidore periode yang akan datang, dan nilai positif ini bisa menjadi contoh KPU kabupaten dan kota di Maluku Utara(uji)


Reporter: Fauji Husen "ZI"