Home / Ekonomi / Perbankan
20 April 2020

BPRS Bahari Berkesan Ternate Bagi 150 Paket Bantuan Untuk Kaum Dhuafa Kota Ternate

Dirut BPRS : Kita Juga Salurkan Insentif Untuk Para Imam di Ternate dan Tidore

Dirut BPRS Bahari Berkesan, H Risdan Harly saat menyerahkan bantuan sembako bagi kaum dhuafa di Kota Ternate

TERNATE, OT - Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan Kota Ternate, Senin (20/4/2020), menyalurkan 150 paket bantuan kebutuhan pokok untuk kaum dhuafa bertempat di kantor BPRS Bahari Berkesan.

Tidak kurang dari 150 paket bantuan sembako dibagikan untuk warga di 4 (Kecamatan) di Kota Ternate.

Direktur Utama BPRS Bahari Berkesan, H Risdan Harly saat dikonfirmasi indotimur.com, di sela-sela penyerahan menyampaikan, kegiatan ini rutin dilakukan BPRS Bahari Berkesan.

Kata dia, sejak dioperasikan, BPRS Bahari Berkesan selalu melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan, "setiap bulan April, kita selalu melakukan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, karena di bulan April adalah bulan pertama kali BPRS dioperasikan," kata H Risdan.

Untuk tahun ini, bertepatan dengan jelang Ramadhan serta kondisi pandemik covid-19, sehingga pihak BPRS berinisiatif membagikan 150 paket sembako bagi kaum dhuafa yang tersebar di 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Ternate Barat, Ternate Utara, Ternate Tengah dan Ternate Selatan.

H Risdan menuturkan, data penerima bantuan berasal dri hasil survey internal yang dilakukan oleh karyawan/karyawati BPRS Bahari Berkesan, "data penerima bantuan kita survey sendiri," ungkap H Risdan seraya menyebut, paket sembako yang dibagikan terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula dan 2 kg minyak goreng.

Selain pembagian sembako, lanjut H Risdan, BPRS Bahari Berkesan juga akan menyerahkan insentif untuk para imam sejumlah masjid di Ternate dan masjid Kesultanan Tidore, "bulan ini juga, kita akan serahkan insentif untuk para imam di sejumlah masjid di Ternate dan masjid Kesultanan Tidore," terangnya.

H Risdan yang juga menjabat selaku bendahara ormas Oi Ternate itu berharap, bantuan sembako maupun insentif untuk para imam bisa sedikit membantu meringankan kebutuhan masyarakat ditengah kondisi pandemik covid-19, "kita berharap, bantuan ini paling tidak dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat ditengah pandemik covid-19," pungkasnya. (thy)


Reporter: Ibenk