Home / Berita / Pendidikan
12 Juli 2020

Tingkatkan Inovasi STIKMAH Bangun Fasilitas Penunjang

Ilustrasi Desain

HALUT, OT - Tingkatkan inovasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makariwo Halmahera (STIKMAH) Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara (Malut), tengah membangun sejumlah fasilitas praktek bagi mahasiswa.
 
Ketua STIKMAH Tobelo, dr Arend L Mapanawan mengatakan, kampus yang dimilikinya terus berbenah dengan membangun sejumlah fasilitas bagi mahasiswa.
 
Seperti kolam renang sementara dibangun sebagai fungsi bagi mahasiswa Jurusan Keperawatan pada mata kuliah Gawat Darurat Kelautan. 
 
"Secara teori sudah diterima oleh mahasiswa dibeberapa semester, selanjutnya tinggal uji praktek. Maka salah satunya kolam renang dibangun sebagai fasilitas penunjang dengan ukuran 10x10 meter. Dibangun di Desa Pitu Kompleks Tugala Kecamatan Tobelo Tengah," jelas Arend kepada indotimur.com, Minggu (12/7/2020).
 
Kata Arend, untuk beberapa alat kelengkapan berupa diving tabung sudah ada beberapa set. Selain itu, ada instruktur yang siape gajarkan dasar-dasar menyelam menggunakan alat selam 
 
"Sebagai lulusan S1 Keperawatan wajib mengetahui pertolongan gawat darurat di laut terhadap korban menyelam dan tenggelam. Selanjutnya cara penanganan korban keracunan atau gangguan pada oksigen dan nitrogen karena h2o," ujar Arend.
 
Arend menjelaskan, kolam renang juga dipersiapkan untuk lomba renang per angkatan mahasiswa, agar kedepan bisa mengikuti lomba diberbagai iven.
 
"Hal ini untuk melatih mahasiswa bagaimana berenang, bila berprestasi bisa diutus ke Popda, Poprov dan PON. Halmahera merupakan daerah kepulauan maritim, tapi kita tidak pernah mengirim atlet renang," tandasnya.
 
Untuk diketahui, Arend juga tengah membangun mes VVIP untuk dosen asing dan mahasiswa asing.
 
"STIKMAH Tobelo mengembangkan kesehatan kelautan dengan herbal marine, seperti bintang laut merah untuk virus, Laor, dan rumput laut yang kaya omega 3, 6, 7 dan 9 juga sebagai suplemen vitalitas mencegah Covid-19, strok, infark jantung, dan lainnya," tutup Arend. (PN)


Reporter: Donis Katengar