TERNATE , OT– Rektor Universitas Muhamamdiyah Maluku Utara (UMMU), Prof Saiful Deni mengajak kepada seluruh elemen untuk mencegah stunting, sehingga perlu kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ajakan tersebut disampaikan rektor usai menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) dan Memorandum Of Agreement (MoA) dengan perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku Utara, Kamis (23/9/2021) yang aula lantai II rektorat UMMU.
Penandatanganan MoU bersama rektor UMMU Prof Dr, Saiful Deni dan kepala BKKBN Renta Rego sebagai upaya penanganan Stunting sekaligus menjadi bagian media kampanye.
Rektor UMMU menyampaikan, MoU hari ini kaitannya dengan hasil penelitian stunting di Malut, menurutnya, stunting mengalami peningkatan sehingga perlu adanya kolaborasi dan network dari perguruan tinggi dengan maskud melaksanakan KKS timatik yang dibuat oleh kampus melalui mahasiswa KKS UMMU di seluruh kabupaten/kota.
"Tugas kita bagimana memberikan penjelasan ke masyarakat terutama para remaja yang menikah, karena sejak awal harus diberikan sosialisasi sehingga ibu melahirkan tidak mengalami stunting atau masalah kondisi gagal tumbuh padda anak diusia balita,” jelas rektrot UMMU.
Dikatakan, UMMU berkolaborasi dengan BKKBN Malut sudah sejak lama dan hari ini MoU untuk melanjutkan Agreement serta berbagai kegaitan dilakukan bersama BKKBN.
Kata rektor, tidak hanya MoU tapi juga Agreement dengan bentuk kegiatan penilaian 100 persen lebih baik, maka semua pihak termasuk masyarakat agar terus berkolaborasi dalam rangka pemberdayaan sekaligus menjadi pembelajar penting dalam pengembangan potesni, baik di Pemerintah Daerah (Pemda) dan perguruan tinggi.(red)