Home / Berita / Pendidikan

Oknum Guru SMA di Ternate Viral Setelah Menganiaya Siswa

Keluarga Siswa Minta Dikbud Malut dan Yayasan Ambil Tindakan Tegas
08 September 2022
tangkapan layar aksi kekerasan yang dilakukan salah satu oknum guru SMA di Ternate

TERNATE, OT - Aksi kekerasan oknum guru Bahasa Inggris pada salah satu Sekolah Menangah Atas (SMA) di Kota Ternate viral di media sosial (medsos).

Dalam video berdurasi 31 detik itu, terlihat oknum guru perempuan yang mengenakan baju warna merah, menampar sejumlah siswa ternasuk salah satu siswa berinisial APK.

Thamrin Marsaoly, perwakilan keluarga siswa yang mengalami tindakan kekerasan dalam keterangan resminya mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oknum guru kepada siswanya.

Dia mengaku, aksi kekerasan oknum guru tersebut tidak hanya dilakukan terhadap keluarganya, tetapi juga kepada sejumlah siswa lainnya.

“Bukan hanya kepada anak kami, tetapi juga ada ke beberapa siswa lainnya. Guru ini memang seperti itu, tadi saya bersama kedua orang tuanya dan keluarga besar sudah bertemu dengan Plh Yayasan dan Plt Kepala Sekolah. Kami ketemu dan datangi sekolah untuk mempertanyakan penyebab anak kami dan siswa lainnya dipukul," tegas Thamrin.

.

Dia menyatakan, sebagai pendidik, tidak sepantasnya guru melakukan tindakan kekerasan terhadap siswanya, sebab guru merupakan orang tua siswa di sekolah.

“Saya sesali sikap guru di sekolah, karena guru itu adalah orang tua di sekolah. Apapun tindakan yang dilakukan di video itu tidak bisa dibenarkan. Mewakili keluarga kami mengutuk keras tindakan oknum guru tersebut,” kesalnya.

Thamrin menambahkan, tindakan kekerasan yang dilakukan oknum guru tersebut belum dilaporkan ke pihak penegak hukum, "kami hanya ingin mempertanyakan kenapa guru melakukan tindakan seperti itu (kekerasan)," cetusnya.

Atas nama keluarga siswa, lanjut Thamrin, pihak keluarga meminta Gubernur Malut segera menindak tegas oknum guru Bahasa Inggris yang melakukan tindakan kekerasan di kelas dan disaksikan sejumlah siswa lainnya.

“Setelah dipukul oknum guru, leher anak ini ada luka, bahkan pemukulan oleh oknum guru Bahasa Inggris ini bukan hanya ke APK , namun ada tiga orang siswa juga dipukul. Maka, kami keluarga tidak terima baik, kami mau pihak sekolah datangkan guru. Bahkan jika beritikad baik, guru itu datang ke kami pihak keluarga,” kesalnya.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Redaksi

BERITA TERKAIT