TERNATE, OT - Untuk memjalankan program Diniyah, SD Negeri 65 Kota Ternate di Kelurahan Jambula Kecamatan Ternate Pulau Kota Ternate, menggandeng Yayasan Alkhiraat Jambula, untuk bekerja sama.
Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 65 Kota Ternate. Asmadin, kepada indotimur.com Selasa (28/1/2020), memberi apresiasi terhadap program Diniyah yang diprogramkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, melalui Dinas Pendidikan (Dispend).
"Selaku Kepsek SD Negeri 65 Kota Ternate saya mengucapkan terima kasih kepada Dispend Kota Ternate yang telah menaruh perhatian penuh terkait pelaksanaan mata pelajaran Diniyah di SD Negeri 65 Kota Ternate," kata Asmadin.
Dia menyatakan, tahun ini, pihak sekolah mendapat 3 (tiga) tenaga pengajar Diniyah, "untuk 3 guru pengajar Diniyah mereka mahir mengajarkan tentang mata pelajaran Diniyah, karena ketiga guru tersebut berasal dari Yayasan Alkhairat Jambula," katanya.
Kepsek menjelaakan, 3 guru Diniyah memiliki basic guru agama, sehingga kehadiran mereka memberikan dampak positif pada proses belajar mengajar khususnya mata pelajaran Dimiyah, "dantaranya satu orang ustazd dan dua orang ustazah dan basic mereka adalah guru, sehingga betul-betul memberikan manfaat positif atas pelaksanaan Diniyah di SD Negeri 65 Kota Ternate," ungkapnya
Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) Yayasan Alkhairat Jambula sekaligus tenaga pengajar di SD Negeri 65 Kota Ternate. Hj Zahrah Badjiser, memberi apresiasi kepada Pemkot Ternate karena telah menginisiasi kerjasama Yayasan Alkhairaat dengan SD Negeri 65 Kota Ternate.
"Karena kami sangat membutuhkan lokasi maka Dispend Kota Ternate menganjurkan bahwa dimana ada Alkhairat maka disitu Diniyah, maka wajib harus belajar karena pendidikan agama sangat penting terutama ibadah keseharian seperti sholat dan pembacaan ayat-ayat pendek," katanya.
Kepsek Yayasan Alkhairaat Jambula menambahkan, lewat Diniyah Alkhairat anak-anak bisa dibekali dengan pengetahuan agama karena setiap mata pelajaran yang diajarkan itu semua difokuskan ke agama, "kami memberikan pandangan keislaman sehingga dasar agama mereka berdiri kokoh," pungkasnya. (ded)









