TERNATE, OT - Dinas Pendidikan (Dispend) Kota Ternate, mengaku belum mengantongi data jumlah siswa dan sekolah khususnya tingkat menengah pertama (SMP), di Ternate yang melaksanakan proses belajar dengan metode daring (online), luring (tatap muka) dan TV kabel.
Kepala Bidang (Kabid) SMP Dispend Kota Ternate. H. Ruslan Mustafa, kepada indotimur.com, mengaku, sampai saat ini Dispend Kota Ternate belum mengantongi data jumlah sekolah SMP di Ternate yang melaksanakan pembelajaran dengan sistim daring, luring, dan TV kabel.
Dia menjelaskan, dalam masa pandemi covid-19, Dispemd Ternate menawarkan tiga model belajar, baik secara online, tatap muka maupun memanfaatkan jaringan TV kabel.
Meski demikian, Ruslan mengaku, pihaknya belum mengantongi data, sekolah SMP yang menerapkan tiga model pembelajaran tersebut.
"Meskipun proses pembelajaran di tengah pandemik covid-19, semua sekolah melaksanakan tiga item program pembelajaran tersebut, namun persoalan data kami belum kantongi sama sekali," ungkap Ruslan
Menurutnya, berdasarkan data yang tercatat jumlah sekolah SMP di Kota Ternate sebanyak 29 sekolah, namun demikian, Dispend belum mengidentifikasi sekolah mana yang melaksanakan pembelajaran mengunakan model daring, luring, atau TV kabel.
"Data ini yang belum Dispend kantongi, tapi kami akan berupaya dalam waktu dekat ini," janji Ruslan seraya menyebut, pihaknya akan membentuk tim untuk melakulan identifikasi sekolah-sekolah SMP.yang menggunakan sistim daring, luring maupun TV kabel.(ded)








