Home / Berita / Pendidikan

Dispen Ternate Dinilai Tak Maksimal Urus Belajar Mengajar Sistem Daring dan Luring

04 November 2020
Anas U Malik (foto Nawir)

TERNATE, OT - Komisi III DPRD kota Ternate menilai Dinas Pendidikan (Dispen) tidak maksimal memberlakukan proses pembelajaran menggunakan sistim daring dan luring di tengah Pandemi Covid-19. 

Ketua komisi III DPRD kota Ternate, Anas U Malik kepada wartawan Rabu (04/11/2020) mengatakan, komisi III melakukan rapat dengar pendapat dengan Dispen kota Ternate, sudah memaparkan data-data siswa dalam program pembelajaran daring dan luring,  tapi belum secara detail atau keseluruhan. 

“Yang menjadi pertanyaan komisi III, kenapa sampai saat ini belum ada finalisasi data tersebut , apa kendalanya? Sebenarnya tidak terlalu sulit, olehnya itu komisi III butuh Dispen lebih serius lagi dalam melakukan pendataan terhadap siswa-siswi yang melakukan pembelajaran dalam masa pandemi Covid-19,” kata Anas. 

Anas mengaku, sesuai pantauan komisi III proses belajar mengajar menggunakan sistem daring saat ini sudah dilakukan tapi belum maksimal, karena pelayanan guru terhadap siswa harus dilakukan setiap hari.

“Kalaupun proses belajar mengajar menggunakan daring belum maksimal, ada sistem luring, yakni guru mendatangi siswa setiap hari," terangnya.

Politisi Golkar ini mengaku, saat ini proses belajar mengajar menggunakan daring, luring dan TV kabel, namun belum maksimal. Untk itu, jika sudah tidak maksimal penggunaan sistem tersebut, namun pelayanan guru juga tidak ada maka ini yang jadi masalah. 

(awie)


Reporter: Munawir Suhardi

BERITA TERKAIT