Home / Olahraga

Ini Enam Pemain Muda Maluku Utara Yang Dipanggil Ikut Seleksi Timnas Indonesia U-16

21 April 2021
Peserta seleksi timnas di stadion Gelora Kie Raha Ternate

TERNATE, OT - Setelah mengikuti seleksi teebuka di stadion gelora Kie Raha Ternate beberapa waktu lalu, otoritas sepakbola Indonesia (PSSI) akhirnya memanggil enam pemain muda asal Maluku Utara (Malut) untuk mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) sepakbola usia 16  (U-16) di Jakarta.

Enam pemain yang mendapat rekomendasi dari tim scouting PSSI itu berasal dari sejumlah Sekolah Sepak Bola (SSB) di Ternate.

Data yang dikantongi indotimur.com, menyebutkan, enam pemain muda asal Maluku Utara yang dipanggil PSSI mengikuti seleksi timnas di Jakarta, masing-masing, M Syaifullah Salim asal SSB Tunas Gamalama Ternate, Ramadani Anwar asal SSB Mayoma Ternate, Rahmat Abdul M. Nur dan Ali Syafiq Alhabsy asal SSB Indonesia Muda Ternate serta Rahaduan Ardiyanto dan M. Bastian Palias asal SSB Samudera Putera Ternate.

.

Pemanggilan terhadap enam pemain muda ini berdasarkan surat resmi dari PSSI Nomor : 3948/PGD/178/IV/2021 tentang pemanggilan seleksi tim nasional Indonesia U-16 putra.

Surat tertanggal 17 April 2021 ini meminta enam pemain muda Ternate ini dapat bergabung dengan tim nasional U 16 di Jakarta pada 24 April 2021.  

Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Ternate, Muhdin Taha dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan, enam pemain muda asal Malut ini, dipanggil setelah Asprov PSSI Malut menerima surat resmi PSSI tentang pemanggilan seleksi tim nasional Indonesia U-16 putra.

“Enam pemain ini masuk dalam seleksi gelombang kedua yang akan berlangsung tanggal 24 sampai 26 April di Jakarta,” kata Muhdin Taha, Rabu (21/4/2021) malam di Ternate.

.

Menurutnya, setelah menerima surat PSSI yang tembusannya disampaikan ke Askot PSSI Ternate, pihaknya langsung melakukan pertemuan dengan para pemain dan orang tua pemain yang dipanggil guna membicarakan persiapan mengikuti seleksi timnas di Jakarta.

“Kita laksanakan pertemuan bersama dengan pemain dan orang tua mereka soal persiapan keberangkatan. Jangan sampai ada orang tua pemain yang mengalami kekurangan dari sisi ekonominya, sehingga ini akan kita bicarakan bersama," kata Muhdin.

Dia beeharap, ada solusi untuk mengantisipasi jika ada orang tua pemain yang kurang mampu. “Apakah solusinya Pemerintah daerah dapat membantu mereka, karena ini kesempatan enam pemain asal Maluku Utara yang dipanggil. Jumlah ini cukup banyak dibandingkan dengan provinsi lain,” katanya.

Askot PSSI Ternate juga berharap, ada perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate untuk bersama-sama mencari solusi untuk pemain yang memiliki keterbatasan ekonomi, "karena mereka ini rata-rata dari SSB di Ternate, kami berharap, pemerintah ikut membantu mereka dalam mengembangkan karir di sepakbola," harap Muhdin.

Sebagimana diketahui, dalam surat pemanggilan tersebut, para pemain yang dipanggil harus mempersiapkan sejumlah adminitrasi seperti hasil swab tes negatif, akta kelahiran serta Kartu Keluarga (KK).

“Enam pemain diberikan deadline waktu sampai tanggal.24 pukul 00:00, sudah berada di Jakarta dengan basecamp Hotel Ibis Slipi Jakarta,” tutup Muhdin Taha, Ketua Askot PSSI Ternate.

 (tima)


Reporter: Gibran
Editor: Fadli

BERITA TERKAIT