TERNATE, OT – Memasuki hari keempat kecelakaan longboat di perairan Bibinoi Bacan Timur Tengah, tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian.
Memasuki hari keempat pasca peristiwa nahas itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Tim Rescue Unit Siaga SAR Halsel, Polres Halsel, Polairud Res Halsel, Pos AL Halsel, Dinas Perhubungan Halsel, KPLP Halsel, BPBD Halsel, Unkhair Ternate, serta potensi SAR lainnya dibantu masyarakat setempat, terus berupaya untuk menemukan satu korban yang masih dinyatakan hilang.
Upaya pencarian terhadap Dr. Wildan, (53 tahun) dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unkhair masih belum menemukan tanda-tanda keberadaan.
Korban diketahui tenggelam di perairan desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan saat menumpangi longboat dari Desa Babang tujuan Desa Pigaraja pada Jumat, (23/1/2026) kemarin.
Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, memasuki hari keempat pencarian terus dilakukan dari pagi hingga sore hari.
Tim SAR gabungan dibagi menjadi 4 SRU dengan area pencarian yang diperluas.
SRU 1 Rubber Boat Basarnas bersama Kapal KPLP KNP 5124 melaksanakan pencarian di pesisir desa Bibinoi dengan luas area pencarian hingga ± 56 Nm.
SRU 2 Rubber Boat Polair melakukan pencarian di perairan sebelah utara desa Bibinoi dengan luas Search Area ± 70 Nm.
Sementara, SRU 3 Rubber boat BPBD melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga sejauh ± 35 Nm.
SRU 4 longboat masyarakat melaksanakan pencarian dengan luas area ± 66.5 Nm dengan menyisir perairan desa Tutupa, Sayoang, Tabapoma, Tawa hingga ke perairan desa Tomara.
“Pencarian hingga sore hari pukul 18.00 WIT korban belum ditemukan, sehingga Operasi SAR hari keempat dihentikan sementara dengan hasil nihil. Tim akan melanjutkan pencarian pada hari ke 5 sesuai rencana operasi yang telah dibuat,” ungkap Iwan, Senin, (26/1/2026).
(fight)








