Home / Nusantara

Ini Temuan Satgas Pangan Malut Terkait Kelangkahan Telur di Kota Ternate

03 Mei 2021
Kombes (Pol) Alfis Suhaili

TERNATE, OT - Tim Satuan Tugas (Satgas) pangan Provinsi Maluku Utara (Malut) menemukan penyebab terjadinya kelangkahan telur dibeberapa pasar di Kota Ternate jelang hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M.

"Dari hasil pantauan kita itu tidak terjadi penimbunan telur, hanya saja kemarin hari buruh sehingga banyak buruh di pelabuhan libur makanya proses bongkar muat terjadi keterlambatan," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Malut, Kombes (Pol) Alfis Suhaili saat dihubungi indotimur.com melalui pesan WhatsApp, Senin (3/5/2021).

Menurut Alfis, dari hasil koordinasi dengan pihak perusahaan Tanto yang membawa telur baru saja masuk pada 1 Mei 2021 kemarin, bertepatan dengan hari libur sehingga semua buruh libur makanya tidak terjadi bongkar muat.

"Hari ini mungkin sudah dilakukan proses pembongkaran muatan yang ada di dalam kapal Tanto," kata Alfis.

Direskrimsua mengaku, jika sudah ada bongkar muat barang maka sudah tidak ada lagi kelangkahan telur, maka kemungkinan sudah normal dalam beberapa hari kedepan.

Selain itu, pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk melakukan pengecekan disejumlah pasar terhadap stok sembako di pasar hingga jelang hari Raya Idul Fitri nanti.

"Anggota kami akan terus melakukan pengecekan di lapangan terhadap stok sembako sehingga tidak terjadi penimbunan," kata Alfis.

Direktur Ditreskrimsus berharap, kepada masyarakat jika melihat terjadi penimbunan sembako segera dilaporkan agar tim segera menindak lanjuti.(ran)


Reporter: Randy Basri
Editor: Fauzan Azzam

BERITA TERKAIT